AS: Selat Hormuz bisa dibuka tanpa bersihkan semua ranjau Iran

Rabu, 29 April 2026

image

NEW YORK - Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan tidak semua ranjau yang dipasang Iran di Selat Hormuz perlu dibersihkan agar kapal dapat kembali melintas di jalur strategis tersebut.

“Yang dibutuhkan hanya jalur agar kapal bisa masuk dan keluar,” ujar Wright dalam wawancara di sela Three Seas Summit and Business Forum di Dubrovnik. 

Seperti dikutip Bloomberg, Ia menambahkan proses tersebut bisa terjadi dengan cepat.

Selat Hormuz sebelumnya dilaporkan menjadi lokasi pemasangan ranjau oleh Iran di jalur pelayaran utama, sebelum konflik antara AS dan Israel dengan Iran pecah. 

Sejak akhir Februari, jalur tersebut disebut praktis tertutup, memicu gangguan pasokan besar dan lonjakan harga minyak serta bahan bakar.

Perusahaan pelayaran juga enggan melintas karena risiko penyitaan, ranjau, dan minimnya jaminan keamanan. 

Seorang pejabat Departemen Pertahanan AS menyebut pembersihan total ranjau bisa memakan waktu hingga enam bulan.

Jika penutupan berlangsung lama, dampaknya diperkirakan memperburuk krisis energi global, termasuk kenaikan harga bahan bakar di AS menjelang pemilu paruh waktu.

Wright juga menyebut AS akan mengumumkan kesepakatan pipa “bersejarah” untuk meningkatkan ekspor minyak dan gas ke Eropa dalam agenda energi pemerintahan Trump. (DK)