CEO Tether Paolo Ardoino tanggapi penurunan peringkat oleh S&P
Minggu, 30 November 2025

JAKARTA -- CEO Tether Paolo Ardoino menanggapi S&P Global Ratings setelah lembaga tersebut menurunkan peringkat stabilitas stablecoin USDT Theter.
Seperti dikutip dari The Daily Hodl pada hari Jumat (28/11), dalam sebuah unggahan di X, Ardoino mengatakan kepada S&P bahwa Tether menerima kebencian itu dengan bangga, sambil menyatakan bahwa model penilaian klasik dibuat untuk institusi keuangan lama dan secara historis justru mengarahkan investor pada perusahaan-perusahaan yang kemudian runtuh.
S&P mengatakan penurunan peringkat tersebut disebabkan oleh meningkatnya eksposur terhadap aset yang lebih berisiko dalam cadangan Tether, termasuk Bitcoin, emas, obligasi korporasi, dan pinjaman terjamin.
Reuters melaporkan bahwa S&P juga mencatat keterbatasan pengungkapan publik mengenai kelayakan kredit para kustodian, pihak lawan transaksi, dan entitas penyimpan cadangan.
Ardoino berpendapat bahwa kegagalan-kegagalan tersebut mendorong regulator mempertanyakan independensi dan objektivitas lembaga pemeringkat besar.
“Kepada S&P mengenai peringkat Tether Anda, kami menerima kebencian Anda dengan bangga."
Model penilaian klasik yang dibangun untuk institusi keuangan lama secara historis membuat investor swasta dan institusional menempatkan kekayaan mereka ke perusahaan yang meskipun diberi peringkat layak investasi, justru runtuh sehingga mendorong regulator di seluruh dunia untuk menantang model tersebut, serta independensi dan objektivitas semua lembaga pemeringkat besar.
Mesin propaganda keuangan tradisional mulai khawatir ketika ada perusahaan yang mencoba menentang gaya gravitasi dari sistem keuangan yang rusak. "Tidak ada perusahaan yang boleh berani melepaskan diri darinya.”
Ardoino menegaskan bahwa struktur dan cadangan Tether menunjukkan ketahanan, dan mengatakan bahwa model perusahaan tersebut menantang asumsi-asumsi yang dipegang oleh keuangan tradisional.
“Tether justru membangun perusahaan pertama yang kelebihan modal di industri keuangan, tanpa cadangan beracun. Dan tetap sangat menguntungkan. Tether adalah bukti nyata bahwa sistem keuangan tradisional begitu rusak hingga membuat para ‘kaisar tanpa busana’ ketakutan.”
Ardoino menanggapi S&P Global Ratings yang menurunkan peringkat stabilitas untuk USDT, stablecoin yang mencerminkan harga dolar Amerika Serikat (AS) milik Tether, ke level terendah dalam skala penilaian mereka.
Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya eksposur Tether terhadap aset berisiko seperti bitcoin (BTC), serta kurangnya transparansi terkait cadangan yang mendukung USDT.
Dalam laporan yang dirilis Rabu, S&P menurunkan skor kemampuan USDT mempertahankan patokan harga terhadap dolar AS, dari 4 (constrained) menjadi 5 (weak), menggantikan penilaian sebelumnya yang diberikan pada Desember 2023. (BS)