Penjualan kretek mesin naik, laba WIIM melesat 102% di kuartal I

Rabu, 29 April 2026

image

JAKARTA - PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) membukukan laba bersih sebesar Rp148,21 miliar hingga 31 Maret 2026, meningkat 102,71% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp73,11 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan Rabu (29/4), lonjakan laba WIIM sejalan dengan kinerja penjualan bersih yang mencapai Rp1,61 triliun. Perolehan ini tumbuh 18,28% secara tahunan.

Kontribusi terbesar masih berasal dari pasar domestik, khususnya penjualan Sigaret Kretek Mesin (SKM) sebesar Rp1,12 triliun.

Produk filter menyumbang Rp301,40 miliar, Sigaret Kretek Tangan (SKT) Rp182,98 miliar, cerutu Rp679 juta, dan produk lainnya Rp4,1 miliar.

Sementara itu, ekspor WIIM mencapai Rp5,39 miliar.

Sejalan dengan peningkatan penjualan, beban pokok penjualan WIIM naik 16% secara tahunan menjadi Rp1,23 triliun.

Namun beban usaha perseroan turun 5,99% menjadi Rp193,6 miliar, yang terdiri atas beban penjualan Rp126,83 miliar serta beban umum dan administrasi Rp66,80 miliar.

Dari sisi neraca, total aset WIIM meningkat 8,74% menjadi Rp3,49 triliun pada kuartal pertama 2026. Liabilitas tercatat Rp1,12 triliun, sedangkan ekuitas tumbuh menjadi Rp2,36 triliun.

Pada perdagangan Rabu (29/4), harga saham WIIM naik 7,07% jadi Rp1.970 per lembar hingga pukul 15.30 WIB. Harga saham WIIM naik 2,87% dalam sebulan, serta melonjak 23,51% sejak awal tahun. (DK/KR)