Toyota, Honda dan Subaru alami penurunan penjualan di China
Minggu, 30 November 2025

JAKARTA -- Tiga dari lima produsen mobil besar Jepang yang beroperasi di China mencatat penurunan penjualan unit kendaraan pada Oktober dibandingkan tahun sebelumnya.
Seperti dikutip dari NHK World Japan News pada hari Kamis (27/11), mereka mengatakan persaingan harga yang semakin ketat menjadi penyebab utama.
Toyota Motor menjual 160.886 kendaraan di China pada bulan tersebut, turun 6,6 persen dari tahun lalu.
Honda Motor menjual 60.032 unit, turun 20,4 persen. Subaru menjual 209 kendaraan, turun 39,9 persen.
Situasinya berbeda untuk dua produsen Jepang lainnya. Nissan Motor meningkatkan penjualan menjadi 67.855 kendaraan, naik 10,9 persen. Penjualan Mazda Motor hampir tidak berubah, yakni 7.041 unit.
Sebuah kelompok industri lokal mengatakan bahwa penjualan kendaraan baru secara keseluruhan di China naik 5,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, kondisi bagi produsen Jepang tetap berat. Otoritas China bereaksi keras terhadap pernyataan perdana menteri Jepang tentang kemungkinan keadaan darurat terkait Taiwan.
Perusahaan-perusahaan Jepang mengatakan mereka terus mencermati dampak memburuknya hubungan kedua negara terhadap bisnis mereka di China. (BS)