WIFI beralih ke kredit privat setelah tunda obligasi publik

Kamis, 30 April 2026

image

JAKARTA - Emiten telekomunikasi, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), beralih ke pendanaan kredit privat setelah menunda rencana penerbitan obligasi publik akibat minat investor yang dinilai kurang kuat, menurut sumber yang mengetahui pembahasan tersebut.

Perusahaan yang juga dikenal sebagai Surge itu tengah mencari dana sebesar US$300 juta melalui senior secured notes yang diperkirakan akan ditempatkan secara private placement kepada sejumlah kecil investor. 

Dana hasil penerbitan ini akan digunakan sebagian untuk mendanai pengembangan fasilitas fixed wireless access, sementara kekurangan pendanaan akan ditutup menggunakan kas internal perusahaan.

Salah satu sumber menyebutkan bahwa Surge masih membuka peluang untuk menerbitkan obligasi publik apabila permintaan investor dalam proses bookbuilding untuk obligasi privat tersebut cukup kuat, mengutip dari Bloomberg.

Langkah ini muncul di tengah pesatnya pertumbuhan pasar private credit di Asia, yang meski masih kecil dibandingkan pasar global senilai US$1,8 triliun, terus menunjukkan ekspansi signifikan. 

Menurut laporan industri bersama Alternative Investment Management Association, nilai private credit di Asia diproyeksikan meningkat menjadi US$92 miliar pada 2027 dari US$59 miliar pada 2024, atau tumbuh dengan laju tahunan majemuk 16%.

Sektor infrastruktur menjadi salah satu peluang utama, terutama karena emerging Asia di luar China menghadapi kesenjangan pembiayaan tahunan sekitar US$1,7 triliun. 

Data center dan menara telekomunikasi disebut sebagai area dengan pertumbuhan tinggi yang menarik bagi investor.

Pekan ini, Allianz Global Investors juga mengumumkan telah mengamankan komitmen dana sebesar US$270 juta untuk penutupan awal private credit fund yang berfokus pada investasi infrastruktur di Asia Pasifik.

Sebelumnya tahun ini, Surge menggelar non-deal roadshow di Hong Kong dan Singapura guna mengukur minat investor terhadap potensi penerbitan obligasi dolar perdana di pasar publik. (DK)