Uzbekistan tunda IPO raksasa emas NMMC, tunggu momentum
Sabtu, 02 Mei 2026

JAKARTA - Rencana penawaran umum perdana (IPO) salah satu produsen emas terbesar dunia, Navoi Mining & Metallurgical Co. (NMMC), terhenti sementara. Pemerintah Uzbekistan masih menimbang waktu yang tepat untuk melepas saham perusahaan strategis tersebut ke pasar.
Seperti dikutip Mining, menurut sumber yang mengetahui proses ini, persiapan IPO, yang semula ditargetkan melantai di bursa London dan Tashkent dihentikan tanpa kepastian jadwal lanjutan. Keputusan ini muncul di tengah evaluasi pemerintah terhadap dampak pelepasan saham terhadap pendapatan negara.
Langkah ini menjadi bagian dari agenda privatisasi yang lebih luas sejak Presiden Shavkat Mirziyoyev menerbitkan dekret yang memasukkan sejumlah BUMN ke dalam daftar penjualan bertahap. NMMC sebelumnya menjadi kandidat utama, namun pemerintah lebih dulu mendorong IPO UzNIF di London sebagai pembuka akses ke pasar modal global.
Secara fundamental, NMMC memegang posisi kunci dalam ekonomi Uzbekistan. Dengan produksi mencapai 3,2 juta ons pada 2025, perusahaan ini menempati peringkat keempat produsen emas terbesar dunia, mendekati Barrick Gold. Kinerja keuangannya juga melonjak, dengan pendapatan naik 46% menjadi US$10,8 miliar dan laba sebelum pajak tumbuh 71% menjadi US$6,1 miliar.
Emas sendiri menjadi tulang punggung ekspor dan cadangan devisa negara, sekaligus menopang anggaran melalui dividen besar dari NMMC. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa IPO dapat mengurangi kontribusi langsung perusahaan terhadap kas negara.
Perwakilan NMMC menegaskan keputusan pencatatan saham sepenuhnya berada di tangan pemegang saham dan akan diumumkan pada waktunya. Hingga kini, Kementerian Ekonomi dan Keuangan Uzbekistan belum memberikan tanggapan resmi.
Meski IPO NMMC tertunda, Uzbekistan tetap melanjutkan strategi privatisasi. Selain UzNIF, pemerintah juga menyiapkan sejumlah kandidat lain, termasuk produsen uranium Navoiyuran dan maskapai nasional Uzbekistan Airways, untuk masuk ke pasar modal dalam waktu mendatang.(DH)