IRGC perketat aturan maritim Teluk Arab dan Selat Hormuz
Minggu, 03 Mei 2026

JAKARTA – Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menetapkan aturan maritim baru di sepanjang garis pantai selatan Iran guna memperketat kontrol atas jalur strategis di Teluk Arab dan Selat Hormuz.
Menurut laporan NewsOnAir (3/5), kebijakan tersebut menjadi bagian dari langkah IRGC untuk memperkuat pengawasan terhadap rute pelayaran kunci yang berperan penting dalam distribusi energi global.
Komando Angkatan Laut IRGC menyatakan akan mengendalikan hampir 2.000 kilometer garis pantai Iran sebagai bagian dari implementasi aturan baru tersebut, dikutip dari NewsOnAir (3/5).
Langkah ini diambil sehari setelah pernyataan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, yang memperingatkan bahwa pihak asing dengan rencana mengancam kawasan Teluk Persia tidak memiliki tempat di wilayah tersebut dan hanya akan berakhir di dasar perairannya.
Dalam pernyataan yang sama, Khamenei juga menyebut pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Asia Barat sebagai “macan kertas” serta meragukan kemampuan mereka dalam menjamin keamanan sendiri di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran.
Langkah IRGC ini menegaskan upaya Iran memperkuat posisi strategisnya di Selat Hormuz dan Teluk Arab, dua jalur vital yang menjadi pusat lalu lintas energi dan perdagangan global. (SA)