BlackRock: ETF bitcoin produk yang paling menguntungkan

Senin, 01 Desember 2025

image

JAKARTA --  Cristiano Castro, Direktur Pengembangan Bisnis BlackRock di Brasil mengungkapkan ETF bitcoin telah menjadi lini produk paling menguntungkan bagi perusahaan tersebut.

Seperti dikutip dari CoinDesk pada hari Minggu (30/11), angka ini menonjol mengingat perusahaan tersebut mengelola lebih dari 1.400 ETF secara global dan merupakan manajer aset terbesar di dunia dengan lebih dari US$13,4 triliun aset kelolaan.

Berbicara di Konferensi Blockchain di São Paulo kepada media lokal, Castro menyebut perkembangan ini sebagai “kejutan besar” dan mengatakan bahwa alokasi dana pada ETF bitcoin perusahaan, termasuk IBIT yang berbasis di AS dan IBIT39 di Brasil, hampir mencapai US$100 miliar.

“Saat kami meluncurkannya, kami optimistis,” kata Castro, “tetapi kami tidak menyangka skalanya akan sebesar ini.”

IBIT, ETF bitcoin spot BlackRock yang terdaftar di AS, diluncurkan pada Januari 2024 dan menjadi yang tercepat dalam sejarah untuk mencapai aset US$70 miliar, hanya dalam 341 hari.

Momentum itu terus berlanjut meskipun harga bitcoin belakangan ini berfluktuasi, dengan ETF tersebut kini memiliki aset bersih US$70,7 miliar menurut data SoSoValue.

Arus masuk bersih melampaui US$52 miliar pada tahun pertamanya, jauh melampaui semua ETF lain yang diluncurkan dalam dekade terakhir.

IBIT juga menghasilkan estimasi biaya tahunan sebesar US$245 juta pada Oktober 2025.

Pertumbuhan cepat IBIT didorong oleh jaringan distribusi global BlackRock dan gelombang minat institusional setelah persetujuan regulator AS terhadap ETF bitcoin spot.

ETF ini kini memegang lebih dari 3% dari total pasokan bitcoin, dan diikuti oleh berbagai produk terkait BTC dari BlackRock, termasuk ETP di luar negeri.

Menanggapi arus keluar terbaru dari ETF bitcoin, Castro mengatakan bahwa pergerakan semacam itu wajar mengingat investor ritel cenderung bereaksi terhadap penurunan harga.

“ETF adalah alat yang sangat likuid dan kuat. Mereka memang dirancang untuk membantu orang mengelola arus dana,” katanya.

BlackRock sendiri juga bertaruh pada ETF bitcoinnya. Perusahaan tersebut baru-baru ini meningkatkan kepemilikannya di IBIT sebesar 14%. (BS)