Grab Indonesia tanggapi imbauan Presiden turunkan komisi jadi 8%

Minggu, 03 Mei 2026

image

JAKARTA -  PT Grab Teknologi Indonesia menanggapi arahan Presiden Prabowo Subianto agar perusahaan ojek online di Indonesia menurunkan tarif aplikasi ojek online (ojol) dari 20 persen menjadi 8 persen.

Grab menyatakan menghormati kebijakan yang disampaikan Presiden dalam pidato peringatan Hari Buruh Internasional tersebut.

Chief Executive Officer Grab Neneng Goenadi, menegaskan pihaknya mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Grab Indonesia menghormati arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato Hari Buruh. Sebagai mitra jangka panjang dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, kami tetap berkomitmen untuk mendukung visi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Neneng dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Namun, Grab belum mengambil langkah lanjutan karena masih menanti aturan resmi yang akan menjadi dasar implementasi kebijakan tersebut, khususnya terkait penerbitan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026.

“Saat ini, kami masih menunggu penerbitan resmi Peraturan Presiden agar kami dapat meninjau dan mempelajari lebih lanjut detail dari arahan tersebut,” jelasnya.

Neneng menilai, wacana penyesuaian komisi aplikasi menjadi 8 persen akan membawa perubahan signifikan terhadap skema bisnis platform digital yang selama ini berjalan.

“Usulan struktur komisi ini merupakan perubahan mendasar terhadap cara platform digital berfungsi sebagai [platform] marketplace,” katanya.

Grab, lanjut Neneng, siap menjalin koordinasi dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan agar implementasi kebijakan dapat berjalan seimbang, baik bagi pengemudi, konsumen, maupun keberlanjutan industri.

Grab akan berkolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk berupaya mengimplementasikan perubahan ini, guna memastikan kebijakan tersebut dapat mencapai tujuannya dalam melindungi mitra pengemudi.  

“Sekaligus menjaga keterjangkauan harga bagi konsumen dan keberlanjutan industri,” jelas Neneng.

Grab juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi digital nasional melalui pemberdayaan mitra pengemudi.