IHSG naik 0,17% didukung net buy asing Rp2,32 triliun di sesi I
Senin, 04 Mei 2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,17% ke 6.968,52 pada perdagangan sesi pertama awal pekan ini.
Indeks acuan pasar saham Indonesia ini sempat naik 1,62% sekitar pukul 9.20 WIB, namun pelemahan kembali terbatas setelah rilis data PMI Manufaktur Indonesia yang menunjukkan kontraksi untuk periode April 2026.
Total transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp14,89 triliun di sesi pertama, melibatkan 44,93 miliar lembar saham.
Sepanjang sesi pertama, investor asing mencatatkan net buy atau pembelian bersih senilai Rp2,32 triliun. Saham dari sektor energi hingga konsumer noncylical mencatat akumulasi terbesar dari investor asing.
Berikut rincian 5 saham yang menempati posisi teratas di daftar Top Net Foreign Buy dan Net Foreign Sell di sesi pertama:
Top 5 Net Foreign Buy
Top 5 Net Foreign Sell
Sebanyak 340 saham yang ditransaksikan di bursa mencatat kenaikan harga, sementara 320 saham melemah dan 157 saham stagnan.
Analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG secara teknikal akan melanjutkan fase konsolidasi.
Sementara indikator MACD pada IHSG dinilai menunjukkan penyempitan histogram negatif. Indikator lain seperti Stochastic RSI juga mengarah pada area oversold atau jenuh jual.
“Kami memperkirakan IHSG berpotensi konsolidasi dalam rentang level 6.950-7.050 pada perdagangan Sesi II,” jelas analis Phintraco. (KR)