Harga emas naik terbatas, silver dan tembaga tembus rekor tertinggi
Senin, 01 Desember 2025

JAKARTA – Harga emas di pasar spot menguat 0,25% ke US$4.229 per troi ons pada pembukaan sesi Asia pekan ini hingga pukul 8.00 WIB, setelah mencatat kenaikan 2,42% sepanjang pekan lalu, menurut data Intercontinental Exchange (ICE).
Bart Melek, Global Head of Commodity Strategy di TD Securities, menyebut komoditas logam mulia ini tengah menanti sentimen positif, dari pemangkasan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve atau The Fed.
“The Fed kemungkinan akan memangkas suku bunga acuan, yang berpotensi menarik investor untuk kembali membeli emas,” kata Melek, dilansir Reuters.
Menurut data CME FedWatch, probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed yang dijadwalkan pada bulan ini, telah berada di level 87%.
Sementara itu harga silver, telah mencatatkan rekor tertinggi di level US$56,52 per troi ons pada perdagangan Jumat lalu.
Logam yang dipakai untuk bahan perhiasan hingga industri manufaktur ini, juga kembali mencatatkan rekor tertinggi baru di US$58,08 per troi ons pada pembukaan sesi Asia menurut data Commodity Exchange (COMEX).
Senior Analis di Kitco Metals, Jim Wyckoff, menilai saat ini banyak pedagang berjangka yang berspekulasi harga silver akan melanjutkan penguatan. “Silver secara teknikal telah berada di fase yang lebih bullish dalam sepekan terakhir,” jelas Wyckoff.
Di sisi lain, harga tembaga untuk kontrak berjangka telah mencapai US$5,91 per pound. Ini merupakan level tertinggi bagi tembaga dalam 4 bulan terakhir atau sejak Agustus 2025. (KR)