Bitcoin tembus US$80.000, didorong inflow ETF

Senin, 04 Mei 2026

image

NEW YORK – Harga bitcoin naik di atas US$80.000 untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga bulan, seiring kenaikan pada pasar saham Asia yang mendekati rekor tertinggi.

Mata uang kripto utama tersebut sempat menguat hingga 1,9% pada Senin (4/5) pagi waktu Singapura, mencapai US$80.393. Ini merupakan level tertinggi bagi bitcoin sejak 31 Januari.

Harga aset kripto lainnya, termasuk ethereum juga menyusul kenaikan bitcoin.

Reli ini terjadi ketika indeks MSCI untuk kawasan Asia mendekati rekor tertinggi yang dicapai pada Februari, sebelum konflik AS-Israel dengan Iran dimulai, mengutip Bloomberg.

Laporan laba perusahaan teknologi yang menjadi sentimen positif, karena realisasinya melampaui ekspektasi pasar pada pekan lalu.

Pelaku pasar juga disebut tengah mencerna sinyal yang beragam terkait negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Presiden AS, Donald Trump, mengatakan bahwa Washington akan mulai mengawal kapal-kapal yang tidak terlibat dalam konflik melewati Selat Hormuz.

Namun seorang pejabat senior Iran memperingatkan bahwa setiap campur tangan AS di jalur perdagangan energi global ini, akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata menurut laporan AFP.

Bitcoin sebelumnya mencapai rekor lebih dari US$126.000 pada Oktober 2025, sebelum turun selama beberapa bulan hingga sekitar US$60.000 pada Februari kemarin.

Sejak itu, harga mulai berangsur pulih, sebagian didorong oleh permintaan institusional yang meningkat.

ETF bitcoin di AS mencatat arus masuk bersih sebesar US$630 juta pada akhir pekan lalu, menurut data Bloomberg.

Optimisme pasar juga meningkat karena harapan kesepakatan AS terkait ketentuan imbal hasil stablecoin, yang berpotensi membuka jalan bagi regulasi kripto yang lebih luas di Senat, menurut Richard Galvin, Executive Chairman DACM.

Galvin mengatakan bahwa meskipun masih “tahap awal”, level US$80.000 merupakan “hambatan psikologis yang penting”.

Sementara Co-Founder Orbit Markets, Caroline Mauron, menambahkan bahwa harga aset kripto mendapatkan momentum positif jika harga bitcoin dapat bertahan di atas US$80.000. (DK/KR)