ResearchAndMarkets: Pasar GPU Amerika bisa capai US$136 miliar
Senin, 01 Desember 2025
DUBLIN – ResearchAndMarkets.com memperkirakan pasar Graphics Processing Unit (GPU) di Amerika Serikat akan mencapai US$136,07 miliar pada 2033, naik dari US$19,03 miliar pada 2024, dengan CAGR 24,43% sepanjang periode 2025–2033.
Menurut laporan yang dikutip Yahoo Finance, pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya permintaan untuk gim, kecerdasan buatan (AI), aplikasi berbasis data, ekspansi komputasi awan, machine learning, penambangan kripto, komputasi kinerja tinggi (HPC), serta kemajuan visualisasi 3D.
Preferensi konsumen terhadap pengalaman digital yang lebih imersif juga menambah dorongan permintaan GPU.
GPU kini menjadi tulang punggung berbagai aplikasi modern, mulai dari analitik data, pemodelan 3D, simulasi ilmiah, machine learning, hingga sistem kecerdasan buatan.
Berbeda dengan CPU yang bekerja secara berurutan, GPU memproses banyak tugas secara paralel sehingga unggul untuk komputasi berat dan berskala besar. Efisiensi, fleksibilitas, dan kecepatannya menjadikan GPU semakin penting di industri gim, hiburan, kesehatan, keuangan, hingga kendaraan otonom.
Industri yang menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar GPU AS mencakup HPC, AI, dan gim. Industri gim yang terus berkembang mendorong permintaan GPU generasi terbaru untuk kebutuhan esports, virtual reality, dan pengalaman bermain yang lebih imersif.
Di sektor kesehatan, keuangan, dan kendaraan otonom, kebutuhan pemrosesan AI dan machine learning yang kompleks semakin memperbesar konsumsi GPU.
Komputasi awan dan pusat data juga semakin bergantung pada infrastruktur berbasis GPU untuk menangani beban kerja besar.
Pertumbuhan tambahan datang dari riset ilmiah, media, dan rendering 3D. Inovasi berkelanjutan dalam arsitektur GPU—yang meningkatkan kinerja dan efisiensi—membuat teknologi ini kian tak tergantikan di berbagai sektor dan menjaga konsistensi pertumbuhan pasar.
Permintaan GPU di AS sebagian besar terdorong oleh industri gaming, karena pengguna menginginkan pengalaman yang lebih imersif, berkualitas tinggi, dan interaktif secara real-time.
Gim modern membutuhkan GPU kuat untuk grafik tingkat lanjut, frame rate yang mulus, serta dukungan VR dan AR.
Tren ini semakin dipercepat oleh pertumbuhan platform multiplayer daring, layanan streaming seperti Twitch, dan esports. GPU tetap penting karena PC gaming dan konsol generasi berikutnya terus mendorong batas visual.
Selain itu, meningkatnya kebutuhan pusat data berbasis GPU untuk platform cloud gaming memastikan bahwa gaming tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar GPU.
Aplikasi machine learning (ML) dan AI merevolusi berbagai sektor, dan GPU memainkan peran penting dalam ekspansi teknologi ini di AS.
Karena GPU lebih efisien dalam menangani perhitungan paralel skala besar dibanding CPU, komponen ini ideal untuk melatih jaringan saraf kompleks dan menjalankan algoritma berbasis data.
AI semakin banyak digunakan di sektor kesehatan, keuangan, keamanan siber, dan otomotif untuk otomatisasi, pemrosesan bahasa alami, dan analitik prediktif—semuanya digerakkan oleh GPU.
Penyedia cloud dan perusahaan memanfaatkan kluster GPU untuk mempercepat inovasi berbasis AI, termasuk chatbot dan sistem otonom. Seiring adopsi AI yang meluas, permintaan GPU berkinerja tinggi terus meningkat, menjadikannya elemen penting dalam kemajuan teknologi. (BS)