CEO Xpeng prediksi lima raksasa otomotif China capai triliunan
Selasa, 05 Mei 2026

JAKARTA - CEO Xpeng, He Xiaopeng, memproyeksikan lima produsen mobil China akan mencapai pendapatan triliunan yuan di masa depan, dengan potensi laba hingga ratusan miliar yuan.
Seperti dikutip Carnewschina, pernyataan itu ia sampaikan dalam program “Dialog” di China Central Television bersama CEO William Li, membahas arah industri kendaraan listrik dan inovasi otomotif China.
He menyebut industri otomotif China akan terkonsentrasi pada lima pemain utama dengan skala pendapatan sangat besar. Ia menilai masing-masing perusahaan harus mampu menjual lebih dari 7 juta unit per tahun untuk mencapai level tersebut, tergantung harga kendaraan.
Meski tidak menyebut nama, data industri menunjukkan lima produsen terbesar saat ini meliputi BYD, SAIC Motor, Geely, Chery, dan Great Wall Motors.
He juga menyoroti masalah “kerumitan” di industri otomotif China akibat persaingan berlebihan, yang menurutnya dapat membaik jika jumlah peluncuran model baru di ajang seperti Beijing Auto Show berkurang signifikan.
Dalam kondisi tersebut, ia memperkirakan perusahaan seperti Xpeng, Nio, dan Li Auto dapat mencatat laba tahunan lebih dari 50 miliar yuan. Namun, ia dan William Li berbeda pandangan soal teknologi EREV. He menilai EREV masih penting sebagai transisi energi global, sementara Li tetap fokus pada kendaraan listrik murni (BEV).
Secara kinerja, Xpeng mencatat penjualan 94.693 kendaraan listrik pada Januari–April 2026, turun 27,4% akibat dampak penghapusan subsidi kendaraan energi baru di China. Meski begitu, perusahaan menargetkan penjualan hingga 600.000 unit tahun ini dengan dukungan model baru seperti SUV Xpeng GX.(DH)