IHSG rebound 1,22% ditopang saham bank dan konglomerasi
Selasa, 05 Mei 2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,22% atau 85,15 poin ke level Rp7.057,11 pada penutupan perdagangan Selasa (5/5), setelah sempat melemah di awal sesi.
Nilai total transaksi di pasar saham mencapai Rp23,88 triliun, meningkat 12,91% menjadi Rp23,88 triliun. Sementara volume transaksi saham mencapai 43,92 miliar lembar.
Analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG sempat tertekan sentimen dari bursa global dan lonjakan harga minyak di awal sesi.
“Namun kemudian IHSG berbalik menguat yang antara lain didorong oleh kenaikan pada saham-saham konglomerasi dan perbankan,” jelas analis Phintraco, dengan menekankan rilis data pertumbuhan ekonomi turut menjadi sentimen positif bagi pasar.
Seperti disampaikan IDNFinancials.com sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61% pada kuartal pertama 2026. Capaian ini melampaui konsensus ekonom, yang memperkirakan pertumbuhan di kisaran 5,3%.
Tiga saham dengan nilai transaksi tertinggi pada Selasa yaitu PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang mencapai Rp1,29 triliun, disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp1,08 triliun dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp842,31 miliar.
Saham BRPT, yang berada di bawah kendali Grup Barito milik Prajogo Pangestu, mencatat lonjakan harga 24,66% dan bertahan di level Rp2.300 per lembar.
Sementara harga saham BBCA naik tipis 0,85% ke Rp5.950 per lembar dan BMRI naik 1,58% ke Rp4.490 per lembar.
Bursa emerging market Asia Pasific mencatat kinerja beragam menurut data Bloomberg. Indeks saham KOSPI Korea Selatan memimpin dengan kenaikan 5,12%, disusul FBMKLCI Malaysia yang menguat 0,44% dan TWSE Taiwan 0,16%.
Sedangkan indeks Hang Seng turun paling dalam meskipun hanya 0,76%, PCOMP Filipina turun 0,74% dan NIFTY India 0,45%. (KR)