Indonesia masih hadapi 7,24 juta pengangguran
Rabu, 06 Mei 2026

JAKARTA - Jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,24 juta orang per Februari 2026 atau setara tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 4,68%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka tersebut turun 35 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan TPT juga menurun 0,08 poin persentase.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan, penurunan ini mencerminkan perbaikan di pasar tenaga kerja.
"Angkatan kerja yang tidak terserap atau menjadi pengangguran yaitu 7,24 juta orang," ujarnya dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/26).
Penurunan TPT terjadi pada laki-laki dan perempuan, serta di wilayah perkotaan dan perdesaan.
Dari sisi struktur ketenagakerjaan, jumlah penduduk usia kerja mencapai 219,54 juta orang, naik 2,75 juta orang secara tahunan. Angkatan kerja tercatat 154,91 juta orang atau bertambah 1,86 juta orang.
Sementara itu, jumlah penduduk bekerja mencapai 147,67 juta orang, meningkat 1,89 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan terutama ditopang pekerja penuh yang mencapai 98,59 juta orang, naik 2,10 juta orang, serta pekerja paruh waktu sebanyak 38,34 juta orang.
Di sisi lain, jumlah setengah pengangguran turun menjadi 10,72 juta orang atau berkurang sekitar 0,94 juta orang. Perbaikan ini menunjukkan kualitas penyerapan tenaga kerja mulai meningkat, meski penurunan pengangguran masih terbatas.(DH)