BI batasi pembelian dolar AS, perkuat intervensi rupiah
Rabu, 06 Mei 2026
JAKARTA – Indonesia akan memperketat aturan yang membatasi pembelian dolar Amerika Serikat (AS), setelah nilai tukar rupiah kembali mencetak rekor terendah di Rp17.446/US$ pada Selasa (5/5).
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan bank sentral berencana menurunkan lagi batas maksimal pembelian dolar AS menjadi US$25.000 per bulan untuk setiap orang di pasar domestik.
“Kami sudah keluarkan pembatasan pembelian dolar di pasar domestik tanpa underlying yang dulunya US$100.000 per orang per bulan, kita turunkan US$50.000 dolar per orang per bulan,” ujar Perry, di Istana Negara pada Selasa malam.
Pembatasan itu, kata Perry, sejalan dengan upaya Indonesia mendiversifikasi kebutuhan mata uang asing agar tak bergantung pada dolar AS saja. Salah satunya termasuk diversifikasi dengan mata uang yuan China.
“Local currency kita dengan China itu sudah sangat tinggi, sekarang sudah mulai terbentuk pasar domestik yuan sama rupiah,” imbuhnya.
Dengan pelemahan nilai tukar rupiah yang telah mencapai 4,23% sejak awal tahun, Perry berencana menurunkan lagi batas maksimal pembelian dolar AS per bulan untuk setiap orang.
“Kami persiapkan kami akan turunkan lagi menjadi US$25.000, sehingga pembelian dolar sampai dengan atau di atas itu harus pakai underlying,” imbuh Perry, tanpa menyebut kapan penurunan batas maksimal ini akan mulai berlaku.
Laporan IDNFinancials.com mencatat BI mulai agresif mengintervensi rupiah di pasar valas sejak nilainya tembus di atas Rp17.000/US$ pada awal April 2026.
Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI terakhir, Perry menyebut keputusan menahan suku bunga acuan di 4,75% sejalan dengan upaya stabilisasi nilai tukar rupiah.
Menurut data Bloomberg, nilai tukar rupiah dibuka menguat 0,24% ke level Rp17.383/US$ pada Rabu (6/5). Penguatan ini sejalan dengan mata uang negara emerging market Asia Pasifik lain, yang cenderung menguat terhadap dolar AS.
Indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, stagnan di level 98,31. (KR)