Tensi AS dan Iran reda, IHSG naik 0,5% menyusul reli saham Asia
Rabu, 06 Mei 2026

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,5% atau 35,36 poin ke level 7.092,47 pada perdagangan Rabu (6/5), melanjutkan reli hari ketiga sejak awal pekan.
Nilai total transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp17,72 triliun, relatif stabil dari transaksi pada perdagangan Selasa (5/5). Sementara volume saham yang diperdagangkan mencapai 37,07 miliar lembar.
Sebanyak 340 saham mencatat kenaikan harga, 289 saham melemah, dan 188 saham stagnan.
Analis Phintraco Sekuritas menilai penguatan IHSG hari ini mendapat dukungan sentimen positif, dari eskalasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang mulai reda. Terutama setelah AS menghentikan sementara Proyek Freedom, yang mulanya dirancang untuk membebaskan kapal komersial di Selat Hormuz.
“Keputusan penghentian sementara proyek itu karena adanya kemajuan dalam proses mencapai kesepakatan dengan Iran,” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan kepada investor.
Sejumlah indeks saham lain di BEI juga menyusul penguatan IHSG. Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) naik 1,07%, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,98%, dan LQ45 naik 0,17%.
Dari kawasan emerging market Asia Pasifik, seluruh indeks saham kompak menguat. KOSPI Korea Selatan kembali memimpin dengan kenaikan 6,45% disusul SET Thailand yang menguat 1,80%.
Pasar valuta asing di kawasan ini juga mencatat penguatan terhadap dolar AS. Won Korea memimpin dengan penguatan 1,33% terhadap dolar AS, disusul baht Thailand 1,14%, dan ringgit Malaysia 0,92%.
Nilai tukar rupiah juga menguat 0,21% ke Rp17.378 per dolar AS, setelah sempat melemah di atas Rp17.400 pada siang ini. (KR)