Gangguan perangkat lunak Airbus, maskapai global gerak cepat
Senin, 01 Desember 2025

JAKARTA - Maskapai di seluruh dunia bekerja cepat untuk memperbaiki gangguan perangkat lunak pada Airbus A320 setelah pabrikan Eropa melakukan penarikan sebagian yang menghentikan ratusan penerbangan di Asia dan Eropa, serta berpotensi mengganggu perjalanan di AS pada akhir pekan tersibuk tahun ini.
Dikutip reuters.com (30/11), beberapa maskapai, termasuk American Airlines, United Airlines, Air India, Delta, Wizz Air, Volaris, Air Arabia, Flyadeal, dan maskapai Taiwan, mengklaim telah menyelesaikan atau hampir menyelesaikan pembaruan perangkat lunak. Banyak dari mereka melaporkan operasi berjalan normal.
Menteri Transportasi AS, Sean Duffy, mengatakan bahwa maskapai AS yang terdampak telah melaporkan kemajuan besar, dan berada di jalur yang tepat untuk memenuhi tenggat waktu Minggu tengah malam ini untuk menyelesaikan pekerjaan.
Ia menambahkan bahwa penumpang “TIDAK BOLEH mengharapkan adanya gangguan besar,” meskipun JetBlue membatalkan puluhan penerbangan Minggu lalu.
CEO Airbus Guillaume Faury meminta maaf kepada pelanggan dan penumpang setelah penarikan mendadak recall 6.000 pesawat, lebih dari separuh armada A320 global. “Saya ingin meminta maaf dengan tulus kepada pelanggan dan penumpang maskapai kami yang terkena dampak saat ini.”
Peringatan ini muncul setelah insiden JetBlue 30 Oktober yang mengalami kehilangan ketinggian secara tidak sengaja, melukai 10 penumpang. Insiden ini kini sedang diselidiki oleh badan kecelakaan Prancis BEA.
Airbus menginstruksikan maskapai untuk mengembalikan versi perangkat lunak sebelumnya yang mengatur sudut hidung pesawat, dan dalam beberapa kasus harus mengganti perangkat keras, terutama pada pesawat lama. Proses ini memerlukan 2-3 jam per pesawat sebelum bisa mengangkut penumpang.
Secara global, terdapat sekitar 11.300 jet single-aisle, termasuk 6.440, A320. Data tracker menunjukkan sebagian besar bandara beroperasi dengan keterlambatan ringan hingga sedang.
Beberapa maskapai besar, seperti American Airlines dan United Airlines, melaporkan sebagian besar perbaikan sudah selesai. JetBlue masih memiliki 30 pesawat yang perbaikannya “in progress.” AirAsia menargetkan penyelesaian perbaikan dalam 48 jam, sedangkan ANA Holdings membatalkan 95 penerbangan, memengaruhi 13.500 penumpang.
Konsultan penerbangan John Strickland menekankan, “Tantangan operasional apa pun yang datang dalam waktu singkat dan memengaruhi sebagian besar operasi Anda sulit untuk diatasi.” (DH)