Harga kripto rontok, Coinbase merugi US$400 juta pada awal 2026
Jumat, 08 Mei 2026

JAKARTA - Coinbase mencatat kerugian bersih hampir US$400 juta pada kuartal pertama 2026 setelah anjloknya harga aset kripto menghantam nilai investasi digital yang disimpan perusahaan.
Seperti dikutip Theblock, dalam laporan keuangan terbaru, bursa kripto terbesar di AS itu membukukan rugi bersih US$394,1 juta. Coinbase juga mencatat kerugian investasi aset kripto sebesar US$482 juta dari portofolio yang dimiliki untuk tujuan investasi.
Tekanan besar di pasar kripto terjadi sepanjang kuartal pertama ketika harga Bitcoin jatuh dari di atas US$97 ribu pada Januari menjadi sekitar US$63 ribu pada awal Februari. Hingga akhir kuartal, Bitcoin masih diperdagangkan di bawah US$70 ribu dan menyeret pelemahan pasar kripto secara luas.
Kondisi tersebut membuat pendapatan Coinbase ikut terpukul. Total pendapatan perusahaan turun 31% menjadi US$1,41 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan transaksi yang selama ini menjadi tulang punggung bisnis Coinbase anjlok 40% menjadi US$756 juta. Sementara pendapatan dari layanan berlangganan dan jasa turun 14% menjadi US$584 juta.
Ini menjadi kuartal kedua berturut-turut Coinbase membukukan kerugian bersih. Pada kuartal sebelumnya, perusahaan mencatat rugi lebih besar mencapai US$667 juta.
Meski demikian, CEO Coinbase Brian Armstrong tetap optimistis terhadap prospek industri aset digital. “Meskipun pasar kripto sedang turun, pertumbuhan fundamental ekonomi onchain tetap kuat,” kata Armstrong dalam video yang diunggah di platform X.
Armstrong menegaskan Coinbase kini berupaya mengurangi ketergantungan pada perdagangan spot kripto ritel dan mulai memperluas bisnis ke derivatif, komoditas, kontrak berjangka, hingga prediction markets.
Ia juga menilai masa depan industri keuangan akan semakin bergeser ke teknologi blockchain. “Pada akhirnya, seluruh sektor keuangan akan beralih ke on-chain,” ujarnya.
Coinbase juga mulai mendorong bisnis stablecoin dan layanan institusional sebagai sumber pendapatan baru yang lebih stabil dibanding transaksi ritel. Pendapatan stablecoin perusahaan naik 11% menjadi US$305 juta pada kuartal pertama.
Di tengah tekanan pasar, Coinbase mengklaim pangsa perdagangan global kripto mereka meningkat menjadi 8,6%. Perusahaan juga membukukan adjusted EBITDA sebesar US$303 juta, turun tajam dibanding US$930 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Saham Coinbase turun sekitar 6% dalam perdagangan setelah jam kerja ke level US$182 per saham. (DH)