Ukraina klaim serang dua kilang minyak besar Rusia dengan drone

Sabtu, 09 Mei 2026

image

KYIV - Ukraina menyatakan telah menyerang dua fasilitas produksi bahan bakar utama dan satu stasiun pemompaan minyak di Rusia, menambah tekanan terhadap operasional kilang Rusia yang pada April turun ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan serangan drone menghantam kilang minyak di Yaroslavl, sekitar 282 kilometer timur laut Moskow, pada malam hari.

Dinas keamanan Ukraina SBU juga melaporkan serangan baru terhadap kilang Permnefteorgsintez di Perm serta stasiun pemompaan minyak di dekatnya, sekitar 1.500 kilometer di timur Moskow. 

Kedua fasilitas itu sebelumnya juga menjadi sasaran serangan pada awal pekan ini, mengutip dari Bloomberg.

Menurut SBU, salah satu unit pengolahan minyak mentah di kilang terbakar, sementara tangki penampungan di stasiun pemompaan ikut terkena serangan.

Kedua kilang tersebut termasuk dalam 10 fasilitas produksi bahan bakar terbesar di Rusia.

Kilang Yaroslavl yang dimiliki bersama oleh Rosneft dan Gazprom Neft memiliki kapasitas pengolahan sekitar 300 ribu barel per hari.

Sementara itu, kilang Perm milik Lukoil mampu mengolah sekitar 260 ribu barel per hari. 

Stasiun pemompaan Perm merupakan bagian dari jaringan pipa utama Rusia yang mengalirkan minyak dari Siberia Barat ke Rusia bagian tengah dan menuju kilang Lukoil.

Ukraina meningkatkan intensitas serangan terhadap infrastruktur minyak Rusia sepanjang musim semi ini, mulai dari kilang hingga terminal laut, hampir setiap hari.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi pendapatan besar yang diperoleh Moskow dari lonjakan harga minyak global saat ini.

Serangan sepanjang April disebut telah menekan rata-rata kapasitas operasional kilang Rusia ke level terendah sejak Desember 2009, menurut estimasi perusahaan analitik OilX.

Lukoil, Gazprom Neft, dan operator jaringan pipa negara Transneft belum memberikan komentar atas insiden tersebut.

Gubernur wilayah Yaroslavl, Mikhail Yevrayev, mengatakan sebuah fasilitas industri terkena serangan drone dan kebakaran berhasil dipadamkan dengan cepat.

Sementara itu, Gubernur wilayah Perm Dmitry Makhonin menyebut drone Ukraina menyerang sejumlah lokasi industri tanpa merinci fasilitas yang terdampak. (DK)