IHSG naik tipis 0,18% pekan ini, saham bank jadi penopang utama

Sabtu, 09 Mei 2026

image

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pekan pertama Mei 2026 dengan penguatan tipis sebesar 0,18% ke level 6.969.Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, kenaikan IHSG ditopang oleh saham-saham perbankan dan konsumer yang menjadi penggerak utama indeks sepanjang pekan.Dari jajaran top leaders, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melonjak 9,03% dan menjadi kontributor terbesar terhadap IHSG dengan tambahan 42,34 poin.Diikuti oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang naik 5,56% dengan kontribusi sebesar 30,45 poin, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang menguat 5,47% dan menyumbang 18,78 poin terhadap indeks.Kemudian, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Barito Pacific Tbk (BRPT) , dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) turut memperkuat IHSG dengan kontribusi masing-masing sebesar 15,66 poin, 12,10 poin, dan 6,13 poin.Sebaliknya, tekanan terbesar terhadap IHSG datang dari saham-saham tambang dan energi.Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi penekan utama setelah anjlok 17,45% dan mengurangi indeks sebesar 27,04 poin.Diikuti oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang melemah 18,89% dengan kontribusi negatif sebesar 26,90 poin, serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang turun 8,07% dan menekan IHSG sebesar 13,28 poin.Selain itu, saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga turut membebani pergerakan indeks dengan kontribusi negatif di kisaran 8 hingga 12 poin.Secara sektoral, sektor keuangan menjadi penopang utama pasar dengan kenaikan 1,57%, disusul sektor consumer non-cyclicals yang menguat 2,10%.Sementara itu, sektor energi menjadi sektor dengan pelemahan terdalam sebesar 5,72%, diikuti basic materials yang turun 5,58% dan sektor transportasi & logistik yang terkoreksi 5,74%.Dari aktivitas perdagangan, rata-rata nilai transaksi harian bursa meningkat 26,14% menjadi Rp23,05 triliun dari pekan sebelumnya Rp18,27 triliun.Adapun investor asing membukukan net buy sebesar Rp12,26 triliun atau setara US$706,1 juta sepanjang pekan ini.Sebagai informasi, di kawasan ASEAN, kinerja IHSG dengan penguatan 0,18% masih berada di bawah Vietnam yang melesat 2,96% dan Filipina yang naik 2,18% sepanjang pekan perdagangan. (DK)