Jumlah investor meningkat, GOTO balik jadi saham gocap

Minggu, 10 Mei 2026

image

JAKARTA – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali menyandang status saham gocap, istilah di bursa Indonesia untuk emiten dengan harga saham Rp50 per lembar.

Saham emiten dari sektor teknologi ini kembali menyentuh level Rp50 per lembar pada Selasa (5/5), setelah pemerintah Indonesia berencana memangkas komisi ojek online (ojol) menjadi maksimal 8% mulai Juni 2026.

Padahal sebelumnya pada akhir April, harga saham GOTO sempat naik lebih dari 3% setelah merilis laba perdananya sejak Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sementara dalam sepekan, investor asing mencatatkan net sell atau penjualan bersih di saham GOTO sebanyak 6,52 miliar lembar atau setara Rp168,1 miliar.

Dengan harga saham di level Rp50 per lembar, kapitalisasi pasar GOTO saat ini sebesar Rp53,1 triliun menurut data IDNFinancials. Kapitalisasi pasar ini terbesar di antara emiten dari industri aplikasi dan jasa internet, serta peringkat kedua di antara emiten dari sektor teknologi.

Jumlah pemegang saham GOTO tercatat sebanyak 362.047 Single Investor Identification (SID) per 31 Maret 2026, meningkat 7.888 SID dari bulan sebelumnya.

Investor dengan porsi saham terbesar di GOTO saat ini yaitu SVF GT Subco (Singapore) Pte. Ltd. yang memiliki 7,65% dan Taobao China Holding Limited 7,43%.

Porsi saham investor publik, termasuk kepemilikan di atas 1%, tercatat sebesar 76,61%. Sedangkan penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham GOTO adalah Andre Soelistyo, Kevin Bryan Aluwi, Melissa Siska Juminto, dan William Tanuwijaya. (KR)