China kuasai industri kapal dunia pada kuartal pertama 2026

Senin, 11 Mei 2026

image

BEIJING - Industri galangan kapal China mempertahankan posisinya sebagai yang terbesar di dunia pada kuartal I-2026, dengan seluruh indikator utama mencatat pertumbuhan kuat di tengah lonjakan permintaan global untuk kapal berukuran besar dan kapal bernilai tinggi.

Data Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China menunjukkan volume penyelesaian pembangunan kapal mencapai 15,68 juta deadweight tons (DWT) pada Januari-Maret 2026, naik 46% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pada periode yang sama, pesanan baru kapal melonjak 195,2% secara tahunan menjadi 59,53 juta DWT, mengutip dari GLOBAL TIMES.

Sementara total backlog atau pesanan yang belum diselesaikan meningkat 43,6% menjadi 322,3 juta DWT hingga akhir Maret 2026.

Secara global, China menguasai 57,3% penyelesaian pembangunan kapal dunia, 84,9% pesanan baru, dan 69,8% total backlog industri galangan kapal global selama kuartal pertama tahun ini.

Kinerja tersebut didorong meningkatnya permintaan industri pelayaran internasional. Media Korea Selatan, Seoul Economic Daily, melaporkan pesanan kapal global pada Maret 2026 mencapai 4,06 juta compensated gross tons (CGT), naik 31% dibanding tahun sebelumnya.

China tetap menjadi pemimpin pasar dengan pangsa 53%, sementara Korea Selatan berada di posisi kedua dengan 39%.

Dari 18 kategori utama kapal dunia, China tercatat menjadi pemimpin global dalam pesanan baru untuk 15 kategori. 

Pangsa pasar internasional China bahkan melampaui 90% untuk beberapa jenis kapal besar seperti very large crude carriers (VLCC), kapal pengangkut mobil, kapal curah, dan kapal kontainer berkapasitas di atas 10.000 TEUs.

China juga terus memperkuat kemampuan di sektor kapal pesiar mewah. 

Kapal pesiar besar kedua buatan domestik, Adora Flora City, dijadwalkan dikirim di Shanghai pada 6 November mendatang, hampir dua bulan lebih cepat dari jadwal.

Kapal tersebut memiliki bobot 141.900 ton, panjang 341 meter, lebar 37,2 meter, draft maksimum 8,4 meter, serta kecepatan maksimum 22,7 knot. Kapal itu dilengkapi 2.144 kamar dan mampu menampung hingga 5.287 penumpang. (DK)