Digital asset berbasis DRW kejar dana jumbo US$300 juta

Senin, 11 Mei 2026

image

JAKARTA - Digital Asset Holdings LLC, perusahaan blockchain yang didukung sejumlah bank besar Wall Street dan perusahaan perdagangan global, tengah memburu pendanaan baru dengan valuasi mencapai US$2 miliar atau sekitar Rp32 triliun.

Seperti dikutip Bloomberg, sumber yang mengetahui proses tersebut menyebut a16z crypto unit investasi kripto milik Andreessen Horowitz, memimpin putaran pendanaan senilai sekitar US$300 juta. Pendanaan diperkirakan rampung dalam beberapa pekan ke depan, meski nilai final yang dihimpun masih dapat berubah.

Firma investment banking FT Partners disebut menjadi penasihat Digital Asset dalam proses penggalangan dana tersebut. Digital Asset belum memberikan komentar hingga berita ini diterbitkan. Andreessen Horowitz juga belum merespons permintaan komentar, sementara FT Partners menolak berkomentar.

Perusahaan ini mengembangkan Canton Network, blockchain publik yang dirancang khusus untuk institusi keuangan dengan kemampuan menjaga sebagian data tetap privat. Fitur tersebut dinilai membuat Canton lebih cocok digunakan dalam transaksi finansial skala besar dibanding blockchain publik konvensional.

Digital Asset mendapat dukungan dari sejumlah institusi besar Wall Street, termasuk perusahaan perdagangan DRW Holdings LLC dan Citadel Securities LLC. Sebelumnya, Digital Asset menghimpun pendanaan US$50 juta pada akhir tahun lalu dari investor seperti Bank of New York Mellon Corp dan Nasdaq Inc.

Pada awal 2025, perusahaan kembali mengamankan dana US$135 juta dari sejumlah investor termasuk Liberty City Ventures, QCP Group, dan BNP Paribas.

Sejumlah investor dan mitra perusahaan seperti Tradeweb Markets LLC diketahui telah menggunakan Canton Network atau terlibat dalam Global Synchronizer Foundation, entitas yang mengatur tata kelola jaringan tersebut.

Laporan Copper Research pada Oktober lalu bahkan menyebut pertumbuhan jaringan Canton berlangsung “parabola” atau melesat sangat cepat. “Pasar aset digital telah menyaksikan banyak blockchain berizin institusional selama dekade terakhir, tetapi belum ada yang mencapai skala ekosistem seperti Canton Network,” tulis penulis laporan tersebut.

Di tengah lesunya pendanaan startup kripto secara global, langkah a16z crypto memimpin pendanaan besar ini menjadi sinyal bahwa investor institusi masih melihat potensi besar pada infrastruktur blockchain untuk sektor keuangan tradisional.

Bulan ini, Andreessen Horowitz juga baru mengumpulkan dana US$2,2 miliar untuk fund kripto terbarunya. Dengan tambahan tersebut, total dana yang dialokasikan perusahaan ke sektor kripto mendekati US$10 miliar melalui lima fund berbeda.

Sementara itu, token Canton Coin yang terkait dengan Canton Network menunjukkan performa berbeda dibanding mayoritas aset kripto lain dalam enam bulan terakhir.

Firma analitik Kaiko menyebut pergerakan token tersebut tetap kuat meski pasar kripto berada dalam tekanan. “Lintasan ketahanannya' menjadikannya 'pengecualian yang jelas di lingkungan yang penuh tekanan" tulis laporan Kaiko.

Meski begitu, tren investasi modal ventura di sektor kripto secara umum masih melemah. Nilai pendanaan startup kripto bulan lalu tercatat menjadi yang terendah sejak Juni 2025. Sejumlah investor besar juga mulai mengalihkan fokus ke sektor lain seperti kecerdasan buatan (AI) dan robotika.(DH)