Narendra Modi terapkan langkah darurat hemat cadangan devisa India
Senin, 11 Mei 2026

NEW DELHI – Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyerukan serangkaian langkah darurat, mulai dari penghematan bahan bakar hingga pembatasan impor dan perjalanan luar negeri, guna menjaga cadangan devisa negara.
Mengutip Reuters Minggu (10/05), seruan tersebut disampaikan di tengah lonjakan harga energi global yang menekan posisi cadangan devisa India.
“Dalam situasi saat ini, kita harus memberikan penekanan besar pada penyelamatan cadangan devisa,” kata Modi.
Untuk menghemat bahan bakar, Modi meminta masyarakat memprioritaskan kerja dari rumah (work from home/WFH) dan rapat daring, seperti yang banyak diterapkan selama pandemi COVID-19.
Ia juga mendorong penggunaan transportasi umum, seperti metro, serta carpool atau berbagi kendaraan untuk menekan konsumsi bahan bakar.
Langkah-langkah tersebut dinilai penting mengingat India merupakan importir dan konsumen minyak terbesar ketiga di dunia.
Pada akhir bulan lalu, pemerintah India menyatakan belum ada rencana menaikkan harga bensin dan solar di SPBU, meskipun harga minyak dunia melonjak.
Selain sektor transportasi, Modi juga menyerukan perubahan pola konsumsi masyarakat.
Ia meminta warga menunda pembelian emas, yang biasanya meningkat tajam saat musim pernikahan, serta mengurangi perjalanan luar negeri yang tidak mendesak setidaknya selama satu tahun.
Di tingkat rumah tangga, Modi mengimbau masyarakat mengurangi konsumsi minyak goreng.
Ia menyebut langkah tersebut tidak hanya menyehatkan, tetapi juga merupakan bentuk patriotisme.
Sementara itu, kepada para petani, Modi meminta agar penggunaan pupuk dikurangi hingga 50%.
Langkah-langkah tersebut mencerminkan upaya pemerintah India untuk menekan impor dan menjaga stabilitas ekonomi di tengah gejolak harga energi global. (SF)