IHSG turun 0,95% jelang pengumuman MSCI, sektor ini bertahan

Senin, 11 Mei 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,95% pada perdagangan Senin (11/5), setelah sempat rebound dan menguat 0,43% di awal sesi kedua.

Rebound singkat itu IHSG menyusul keputusan pemerintah Indonesia, yang mengurungkan rencana kenaikan royalti komoditas mineral dan batu bara (minerba).

Total transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp20,53 triliun dan melibatkan perdagangan 41,47 miliar lembar saham.

Sebanyak 251 saham mencatat kenaikan harga dan 442 saham melemah, sementara 125 lainnya stagnan.

Dalam laporan IDNFinancials.com sebelumnya, riset analis BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan IHSG menguji support penting 6.900–6.920. Sementara pasar mencermati pengumuman rebalancing MSCI pada 12 Mei 2026, serta rencana kenaikan royalti minerba yang telah ditunda siang ini.

Di sisi lain, analis Phintraco Sekuritas menilai pelemahan rupiah yang kembali di atas Rp17.400 turut menjadi beban bagi IHSG.

“Sementara itu mayoritas indeks di bursa Asia juga ditutup melemah seiring dengan kenaikan harga minyak mentah,” tulis analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan kepada investor pada sore ini.

Sepuluh dari sebelas indeks sektoral terpantau melemah, dengan penurunan paling dalam di sektor transportasi yang mencapai 2,88% dan energi 2,02%. Namun sektor infrastruktur menunjukkan kinerja berbeda, dengan kenaikan 1,52%.

Dari kawasan emerging market Asia Pasifik, indeks saham bergerak campuran. KOSPI Korea Selatan tetap memimpin dengan kenaikan 4,32%. Sementara NIFTY India mencatat kinerja terburuk, dengan penurunan 1,39%. (KR)