Gubernur BI Perry Warjiyo: Target rupiah tahun depan Rp16.500/US$

Senin, 01 Desember 2025

image

JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan bahwa bank sentral menargetkan rupiah bergerak di kisaran Rp16.500/US$ pada tahun depan, bahkan berpotensi menguat hingga Rp16.400/US$. Ia menekankan komitmen BI menjaga stabilitas mata uang sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.

Dikutip dari Reuters (01/12), saat pernyataan itu disampaikan, rupiah berada di level Rp16.660/US$ pada pukul 03.10 GMT dan tercatat sebagai mata uang berkinerja terburuk kedua di Asia emerging markets setelah melemah sekitar 3,4% sepanjang tahun berjalan.

BI sebelumnya mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah pada November untuk memusatkan perhatian jangka pendek pada stabilitas rupiah. Warjiyo menambahkan, masih ada ruang untuk pelonggaran suku bunga dalam kebijakan moneter ke depan.

Selain itu, Bank Indonesia sebelumnya memperkirakan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,33% tahun depan. “(Jika) percepatan belanja fiskal dapat dilaksanakan, pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,4%,” kata Warjiyo dalam rapat dengar pendapat di parlemen mengenai anggaran bank sentral untuk tahun depan, Rabu (12/11).

Disisi lain, inflasi tahunan diperkirakan berada di 2,62%, sementara rupiah diproyeksikan diperdagangkan rata-rata di Rp16.430/US$. BI juga menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 8%–12% untuk tahun depan, naik dari 8%–11% tahun ini.

Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional naik hingga 8% pada akhir masa jabatannya pada 2029.(DH)