Tara Gas bawa LPG lewati Selat Hormuz di tengah kepungan AS

Selasa, 12 Mei 2026

image

JAKARTA - Ketegangan di jalur energi global kembali meningkat setelah sebuah kapal pengangkut liquefied petroleum gas (LPG) yang sebelumnya tercatat mengangkut muatan Iran terpantau melintas di Selat Hormuz sambil menyiarkan identitas awak dan pemilik kapal berasal dari India, berdasarkan data pelacakan kapal.

Seperti dikutip Bloomberg, kapal bernama Tara Gas itu terlihat bergerak ke arah timur laut dari perairan dekat Dubai pada Senin pagi. Data pelayaran menunjukkan kapal tengah melintasi perairan dekat Pulau Larak, Iran, jalur yang dinilai sebagai rute pelayaran yang mendapat persetujuan Teheran.

Pembacaan draft kapal mengindikasikan Tara Gas membawa muatan penuh LPG yang mayoritas digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga. Namun, platform pelacakan tidak mengungkap asal kargo tersebut.

Sejumlah kapal yang masih terjebak di kawasan Teluk Persia mulai menggunakan berbagai cara untuk memastikan pelayaran mereka aman keluar dari kawasan konflik. Beberapa negara seperti India, Thailand, dan Malaysia dilaporkan melakukan negosiasi dengan Teheran guna memastikan pengiriman energi mereka tidak tertahan.

Di saat yang sama, sejumlah operator kapal memilih menyiarkan afiliasi negara mereka secara terbuka selama pelayaran. Kapal dengan rekam jejak mengangkut kargo Iran kini menghadapi risiko ganda. Setelah melewati blokade pertama di sekitar Hormuz, mereka masih harus menghadapi pengawasan armada Amerika Serikat di Teluk Oman.

Komando Pusat Angkatan Laut AS pada Minggu menyatakan pasukan Amerika telah mengalihkan 61 kapal dan melumpuhkan empat kapal sejak blokade dimulai pada pertengahan April.

Data dari Vortexa dan Kpler menunjukkan Tara Gas sebelumnya juga mengangkut LPG asal Iran pada Januari lalu sebelum membongkar muatan di pelabuhan China pada akhir Februari. Kapal itu tercatat memasuki Teluk Persia melalui Selat Hormuz pada 2 Mei.

Berdasarkan database Equasis, pemilik kapal tercatat sebagai Global Gas Inc. yang berbasis di Uni Emirat Arab, sementara pengelolanya dilakukan oleh Matrix Maritime Solutions FZE dengan alamat yang sama. Matrix Maritime Solutions tidak memberikan respons atas panggilan ke nomor resmi perusahaan.(DH)