Morgan Stanley: Demam AI, hedge fund global serbu bursa Asia
Selasa, 12 Mei 2026

JAKARTA - Hedge fund global memborong saham Asia dalam jumlah terbesar selama lebih dari satu dekade, dengan Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan menjadi sasaran utama investor dunia di tengah ledakan bisnis kecerdasan buatan (AI).
Morgan Stanley dalam catatan kepada klien yang dilihat Reuters menyebut pekan perdagangan yang berakhir 7 Mei 2026 menjadi periode pembelian paling agresif hedge fund terhadap saham Asia sejak 2010.
Mayoritas dana global mengalir ke saham semikonduktor dan teknologi hardware di tiga negara tersebut. Reli AI membuat investor internasional berlomba mengamankan eksposur ke rantai pasok chip Asia yang kini menjadi pusat industri teknologi global.
“Sebagian besar pembelian saham terjadi di luar AS, dengan kawasan Asia Pasifik (APAC) mendorong sebagian besar aktivitas tersebut,” tulis tim prime brokerage Morgan Stanley dalam laporannya, seperti dikutip Reuters.
Korea Selatan, Taiwan, dan Jepang menikmati lonjakan arus modal setelah perusahaan chip utama Asia mencetak laba besar. Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC), Samsung Electronics, dan SK Hynix kini menjadi tiga perusahaan paling bernilai di Asia dan pemain kunci dalam rantai pasok AI global.
Morgan Stanley mencatat eksposur bersih hedge fund terhadap pasar Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan kini mencapai titik tertinggi sejak data mulai dikumpulkan pada 2010. Ketiga pasar tersebut kini menyumbang sekitar 19% dari total posisi global hedge fund.
“Kita masih berada di awal siklus teknologi internasional, dan Asia masih kurang dimanfaatkan, kurang dihargai, dan semakin sentral,” kata Partner Tekne Capital Hussein Sacoor. Ia menilai dominasi Asia dalam industri teknologi semakin sulit diabaikan karena sekitar 90% rantai pasok teknologi dunia berada di kawasan tersebut, sementara mayoritas modal investor global masih terpusat di Amerika Serikat.
Gelombang pembelian besar-besaran itu turut mendorong indeks saham Korea Selatan, Taiwan, dan Jepang mencetak rekor tertinggi baru pekan lalu. Goldman Sachs dalam laporan terpisah juga mencatat April 2026 menjadi bulan dengan arus dana hedge fund terbesar ke saham Asia dalam 10 tahun terakhir, setelah pasar sempat terpukul aksi jual tajam pada Maret lalu.(DH)