Selat Hormuz terganggu, Jepang beralih ke minyak Meksiko

Rabu, 13 Mei 2026

image

TOKYO - Perusahaan penyulingan minyak Jepang, Cosmo Energy Holdings Co., membeli minyak mentah asal Meksiko untuk pertama kalinya sejak 2023 di tengah gangguan pasokan akibat perang Iran dan nyaris tertutupnya Selat Hormuz.

Berdasarkan laporan pengiriman yang dilihat Bloomberg, kapal Eagle Kuantan dan Eagle Kangar dijadwalkan mengangkut total 1 juta barel minyak mentah jenis Isthmus dalam beberapa hari ke depan. 

Pasokan tersebut berasal dari unit perdagangan Petroleos Mexicanos atau Pemex, dan dimuat dari terminal Pajaritos di pesisir Atlantik Meksiko, mengutip dari Bloomberg.

Lebih dari 90% pasokan minyak mentah Jepang berasal dari Timur Tengah, terutama dari Saudi Arabia, United Arab Emirates, Kuwait, dan Qatar. Negara-negara tersebut terdampak gangguan pelayaran di Selat Hormuz akibat konflik kawasan.

Krisis pasokan produk minyak di Jepang mulai memengaruhi berbagai sektor, mulai dari industri makanan hingga produsen alat kesehatan.

Cosmo Energy menyatakan telah mengamankan pasokan alternatif dari Meksiko dan AS guna memastikan operasional tiga kilangnya tetap berjalan selama tiga bulan ke depan.

Pada April lalu, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi juga sempat berbicara dengan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum terkait peluang Pemex memasok minyak ke Jepang di tengah perang Iran. (DK)