Berbalik untung, SSIA catatkan laba Rp89 miliar pada kuartal I 2026
Rabu, 13 Mei 2026

JAKARTA - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mencatat kinerja positif pada tiga bulan pertama 2026 dengan pembalikan laba dari tahun sebelumnya.Berdasarkan keterbukaan informasi, Rabu (13/5) Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp89,01 miliar pada kuartal I 2026, berbalik dari rugi bersih Rp21,70 miliar pada periode yang sama tahun 2025.Peningkatan laba ini ditopang oleh kenaikan pendapatan Perseroan sebesar Rp1,44 triliun, naik sekitar 35% dibandingkan kuartal I 2025 yang sebesar Rp1,07 triliun.Kontributor terbesar berasal dari segmen jasa konstruksi sebesar Rp788,64 miliar, diikuti oleh:
• Kawasan industri: Rp406,01 miliar • Hotel: Rp162,43 miliar • Jasa pemeliharaan dan utilitas: Rp84,22 miliar • Sewa: Rp4,67 miliar
Dari sisi neraca, total aset SSIA per 31 Maret 2026 mencapai Rp12,89 triliun, kemudian liabilitas tercatat sebesar Rp4,63 triliun. Sementara itu, ekuitas perusahaan meningkat menjadi Rp8,25 triliun per 31 Maret 2026dari Rp8,07 triliun pada akhir 2025.Namun, posisi kas dan setara kas turun menjadi Rp1,14 triliun, dari sebelumnya Rp2,19 triliun pada periode yang sama tahun lalu.Pada perdagangan sesi satu hari ini, Rabu (13/5), harga saham SSIA turun 2,27% ke level Rp1.720 per saham.Namun, dalam sebulan terakhir saham SSIA melonjak 23,30% dan sejak awal 2026 naik 3,30%. (DK)