Danantara bidik IPO bisnis Waste to Energy pada 2028

Rabu, 13 Mei 2026

image
IDXFinancials
☀️

JAKARTA - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara membuka peluang membawa entitas holding proyek Waste to Energy (WTE) miliknya, PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), sebagai perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hal itu disampaikan oleh Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, setelah mengikuti Investor Relations Forum 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (12/5).

“Keinginan kita nantinya setelah ada cash flow, kita akan mengharapkan 2028 selesai, ada cash flow kita mau bawa ke menjadi perusahaan terbuka di sini,” kata Pandu.

Ia menambahkan bahwa total investasi yang akan diserap oleh Denera cukup besar. Alasannya, Denera akan menjadi holding bagi 33 proyek WTE, termasuk Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

“Bisa mencapai US$5 miliar, sekitar Rp85-90 triliun ya,” imbuhnya.

Sebagai catatan, Denera adalah entitas bentukan PT Danantara Investment Management (DIM). Laporan IDNFinancials.com sebelumnya mencatat DIM telah menandatangani nota kesepahaman dengan sejumlah pemerintah daerah, untuk mempercepat pembangunan PSEL di enam wilayah.

Pandu mengatakan percepatan proyek ini membutuhkan dukungan dari pemda dan masyarakat, karena sampah telah menjadi masalah serius di berbagai wilayah.

Danantara juga telah memulai proses tender PSEL sejak November 2025, telah menetapkan sejumlah pemenang proyek di tiga lokasi, termasuk Denpasar Raya, Kota Bekasi, dan Bogor Raya. (KR)