IHSG merosot hampir 2% tertekan saham penghuni MSCI

Rabu, 13 Mei 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,98% pada perdagangan Rabu (13/5), yang menjadi hari bursa terakhir untuk pekan ini.

Akumulasi penurunan IHSG pun telah mencapai 2,64% sejak awal pekan, serta menjadi level terendah bagi IHSG dalam setahun terakhir.

Seperti disampaikan IDNFinancials.com sebelumnya, penurunan IHSG telah berlangsung sejak sesi pertama, serta mendorong outflow sekitar Rp1,08 triliun.

Analis Phintraco Sekuritas menilai pengumuman review kuartalan dari indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI), telah menjadi sentimen negatif yang mendorong pelemahan IHSG.

“Namun perkiraan foreign outflow tidak sebesar proyeksi sebelumnya dan optimisme investor bahwa Indonesia masih tidak berubah di Emerging Market, serta sebagian arus dana keluar selama ini sudah mengantisipasi langkah MSCI,” jelas analis Phintraco, dalam catatan yang disampaikan kepada investor.

Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya menilai pelemahan IHSG hari ini terbilang wajar, karena volume dan nilai transaksi harian di bursa cenderung stabil.

Anggota Dewan Komisioner OJK sekaligus Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Hasan Fawzi, mengatakan pelemahan saat ini justru membuat IHSG tergolong undervalued dibandingkan indeks lain, berdasarkan rata-rata Price to Earnings (PE) Rasio di level 16 kali.

Dalam konferensi pers di bursa hari ini, ia bahkan menilai situasi saat ini bisa dimanfaatkan bagi investor, untuk “memilih saham-saham terbaik yang secara prospektif dapat terus mengalami perbaikan kinerja.”

Berdasarkan pantauan IDNFinancials.com, harga saham tiga emiten pemegang bobot tertinggi di dalam MSCI kompak melemah. Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,41%, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 3,11%, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun 0,94%.

Sedangkan dua saham yang keluar dari MSCI Global Standard Indexes karena isu konsentrasi kepemilikan saham, turun lebih dalam lagi. Keduanya yaitu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang turun 11,36% dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) 11,16%. (KR)