BIPI gandeng Humpuss bangun proyek energi US$1,5 miliar
Kamis, 14 Mei 2026
JAKARTA - PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) memperluas ekspansi bisnis energi dengan menggandeng PT Humpuss untuk mengembangkan lima proyek strategis senilai US$1,5 miliar atau setara Rp25,5 triliun.
Kesepakatan kerja sama tersebut dituangkan melalui penandatanganan memorandum of understanding (MoU) yang mencakup pengembangan proyek energi, industri pengolahan, hingga infrastruktur berbasis energi bersih di Indonesia.
Direktur Utama Astrindo Nusantara Infrastruktur Ray Gerungan mengatakan kerja sama itu menjadi bagian dari strategi perseroan memperkuat portofolio investasi jangka panjang di sektor energi dan industri.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi strategis antara kompetensi, jaringan, dan pengalaman yang dimiliki masing-masing pihak, sekaligus membuka peluang pengembangan proyek-proyek energi dan industri yang berorientasi pada keberlanjutan dan nilai tambah jangka panjang,” kata Ray, seperti dikutip Bisnis.com, Rabu (13/5).
Dalam kerja sama tersebut, BIPI dan Humpuss akan menjajaki sejumlah proyek utama, mulai dari reaktivasi catalytic polymerization unit (CPU), proyek reformate addition, pembangunan kilang crude palm oil (CPO) menjadi minyak goreng, mini LNG, hingga pengembangan pembangkit panas bumi dan data center di Pulau Sabang, Aceh.
Kedua perusahaan menilai proyek tersebut dapat memperkuat integrasi rantai industri energi nasional sekaligus mendorong pengembangan infrastruktur berbasis energi rendah emisi.
Proyek mini LNG dan geothermal-powered data center juga dipandang sejalan dengan arah transformasi bisnis menuju sektor energi berkelanjutan berbasis prinsip environmental, social, and governance (ESG).
Meski demikian, Ray menegaskan nota kesepahaman itu masih bersifat non-binding sehingga kedua pihak masih akan melakukan studi kelayakan, evaluasi teknis, penjajakan komersial, hingga pembahasan struktur pendanaan sebelum proyek direalisasikan.
BIPI dan Humpuss juga membuka peluang pembentukan perusahaan patungan atau joint venture dengan porsi partisipasi setara untuk menggarap proyek-proyek tersebut.(DH)