Kekayaan Prabowo naik jadi Rp2,06 triliun, terbesar di surat berharga
Jumat, 15 Mei 2026

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan kekayaan miliknya per 31 Desember 2025, melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan detail LHKPN tersebut kini dapat diakses oleh publik melalui kanal resmi KPK.
Berdasarkan data tersebut, total kekayaan Prabowo pada 2025 mencapai Rp2,066.764.868.191, meningkat 0,22% dari tahun sebelumnya Rp2.062.241.012.691.
Sebagian besar kekayaan Prabowo berupa surat berharga yang mencapai Rp1,67 triliun, setara 81,15% dari total kekayaan.
Berikutnya berupa tanah dan bangunan Rp323,76 miliar atau setara 15,66%, kas dan setara kas Rp48,04 miliar atau 2,32%, harta bergerak lainnya Rp16,46 miliar atau 0,80%, serta alat transportasi dan mesin Rp1,26 miliar atau 0,06%.
Nilai surat berharga milik Prabowo turun 1,45% secara tahunan pada 2025, namun nilai kepemilikan atas tanah dan bangunan naik 9,90%.
Sementara itu nilai kas dan setara kas, harga bergerak lain, serta alat transportasi dan mesin tak mengalami perubahan.
Meskipun demikian, LHKPN tidak merinci komposisi surat berharga milik Prabowo, meskipun total nilainya terbesar dibandingkan aset lain.
Laporan tersebut hanya mencatat rincian untuk aset berupa tanah dan bangunan milik Prabowo, yang terdiri atas 2 bidang lahan dan 8 lahan beserta bangunan di Bogor hingga Jakarta.
Selain itu, laporan juga merinci adanya kendaraan berupa 8 unit mobil, yang seluruhnya disebut sebagai hasil sendiri. (KR)