Harga emas bertahan di atas US$4.200 saat dolar AS tertekan

Selasa, 02 Desember 2025

image

JAKARTA – Harga emas di pasar spot kembali menguat 0,28% ke level US$4.230 per troi ons pada perdagangan Senin (1/12), setelah mencatat penguatan 3,8% sepanjang pekan lalu.

Namun pada pembukaan sesi Asia hari ini, harga emas terkoreksi 0,35% ke US$4.214 per troi ons.

Sementara di pasar berjangka, harga emas menguat 0,47% pada perdagangan Senin dan terkoreksi 0,31% pada pembukaan sesi Asia hari ini.

Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, David Meger, mengatakan pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) membuat investor lebih tertarik untuk menyimpan emas, daripada mata uang fiat.

“Faktor yang melandasi penguatan harga emas saat ini adalah ekspektasi pemangkasan suku bunga, sejalan dengan tekanan inflasi yang melebihi target Federal Reserve,” jelas Meger, seperti dilansir Reuters.

Seperti disampaikan IDNFinancials.com sebelumnya, bulan ini telah melewati level 80%.

Para pedagang logam mulia pun menilai pemangkasan suku bunga The Fed lanjutan, akan berdampak positif pada harga emas.

“Kami masih melihat emas dan silver dalam tren sideways, namun membentuk tren kenaikan,” ungkap Meger.

Adapun harga silver di pasar berjangka telah mencetak kenaikan lebih dari 2,5% per hari, dalam perdagangan sepekan terakhir. Pada awal pekan ini, harga silver mencapai US$57,59 per troi ons, level tertinggi sepanjang sejarah.

Namun pada pembukaan sesi Asia hari ini, harga silver juga dibuka melemah tipis. (KR)