Bos BYAN jual saham di harga premium, raup Rp36 miliar

Jumat, 15 Mei 2026

image

JAKARTA – Direktur PT Bayan Resources Tbk (BYAN), Alastair Gordon Christopher McLeod, menjual 3 juta sahamnya di perseroan pada 13 Mei 2026.

Sebagaimana diungkap dalam keterangan tertulis pada Jumat (15/5), penjualan berlangsung pada 13 Mei 2026 di harga Rp12.000 per lembar. Sehingga McLeod meraup dana Rp36 miliar dari aksi divestasi ini.

McLeod menjual saham BYAN di atas harga pasar. Saat itu harga saham emiten tambang batu bara dibuka di Rp11.400, sempat menyentuh level tertinggi Rp11.500 dan terendah Rp11.150, sebelum ditutup di Rp11.200 per lembar.

Sehingga penjualan saham BYAN, berlangsung di harga premium atau 7,1% di atas harga saham saat penutupan.

Berdasarkan data yang dihimpun IDNFinancials.com, terdapat satu transaksi saham BYAN yang berlangsung di pasar negosiasi pada Rabu (13/5). Transaksi difasilitasi oleh Maybank Sekuritas, broker berkode ZP.

Setelah transaksi, kepemilikan saham McLeod di BYAN turun dari 7 juta lembar atau setara 0,021% menjadi 4 juta lembar atau 0,012%. Transaksi dilaporkan sebagai aksi penjualan saham dan bukan bagian dari perubahan pengendalian perusahaan.

Dalam satu bulan terakhir, harga saham BYAN turun 6,86% atau melemah 825 poin. Sedangkan harga saham sejak awal tahun telah turun sekitar 28%, membuat valuasi Price to Earnings (P/E) emiten milik Low Tuck Kwong ini di bawah 30 kali. (KR)