Jepang tawarkan Fregat Mogami dan kapal selam ke Indonesia
Sabtu, 16 Mei 2026

JAKARTA - Jepang membuka peluang penjualan fregat kelas Mogami dan kapal selam kepada Indonesia seiring meningkatnya kerja sama pertahanan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Seperti dikutip NavalNews, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali, mengonfirmasi Tokyo telah menawarkan kapal perang fregat dan kapal selam kepada Indonesia. Tawaran tersebut disampaikan dalam pertemuan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin.
Menurut Ali, pembahasan masih berlangsung di Kementerian Pertahanan dan keputusan akhir akan ditentukan pemerintah Indonesia.
Koizumi melakukan kunjungan ke Indonesia pada 3-4 Mei 2026. Dalam agenda tersebut, Indonesia dan Jepang menandatangani Defence Cooperation Arrangement yang mencakup kerja sama teknologi dan peralatan pertahanan untuk memperkuat kemampuan keamanan maritim kedua negara.
Koizumi juga menjelaskan kebijakan baru Jepang terkait pelonggaran aturan ekspor senjata. Kebijakan itu memungkinkan Tokyo menjual perlengkapan militer mematikan, termasuk kapal perang dan rudal, kepada negara mitra yang memiliki kerja sama teknologi pertahanan dengan Jepang.
Menhan Sjafrie menyatakan Indonesia siap menjajaki kerja sama konkret dalam skema transfer alutsista terbaru yang diterapkan Jepang. Minat Jepang menawarkan fregat kelas Mogami ke Indonesia sebenarnya telah muncul sejak 2021 setelah kedua negara menandatangani perjanjian transfer teknologi dan alat pertahanan.
Sejak itu, Jepang intensif memperkenalkan desain Mogami kepada pejabat militer Indonesia. Kapal JS Kumano dan JS Yahagi bahkan beberapa kali berkunjung ke Indonesia sebagai bagian dari promosi produk pertahanan Tokyo.
Dalam kunjungan ke pangkalan Yokosuka pada 2025, Sjafrie dan Muhammad Ali juga sempat meninjau langsung fregat JS Kumano. Sementara untuk kapal selam, pemerintah Jepang belum mengungkap jenis yang ditawarkan. Namun, Indonesia disebut tertarik membeli kapal selam bekas kelas Oyashio.
Saat berada di Jepang, Muhammad Ali diketahui mengunjungi kapal selam JS Narushio, sedangkan Sjafrie meninjau kapal selam kelas Taigei, JS Jingei.
Upaya Jepang memasarkan fregat Mogami semakin agresif setelah desain kapal tersebut mulai diminati sejumlah negara. Australia telah memilih versi terbaru Mogami untuk program fregat baru Angkatan Lautnya, sementara Selandia Baru ikut mempertimbangkan desain tersebut untuk pengadaan armada masa depan.
Pentagon juga dilaporkan meminta Angkatan Laut Amerika Serikat mempelajari desain kapal perang Jepang dan Korea Selatan untuk mendukung pengembangan armada militernya.(DH)