TPIA dan CUAN masuk radar UMA Bursa Efek Indonesia
Rabu, 20 Mei 2026

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau aktivitas perdagangan tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) pada lima saham emiten, Rabu (20/5), termasuk dua saham milik taipan Prajogo Pangestu.
Berdasarkan data BEI, lima emiten tersebut adalah PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), serta PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK).
“Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” tulis manajemen BEI dalam keterangan resmi, Rabu (20/5).
BEI melakukan pemantauan terhadap saham-saham tersebut karena pergerakannya dinilai tidak wajar, baik dari sisi harga maupun transaksi perdagangan.
Misalnya, dalam sebulan terakhir, saham CUAN tercatat turun 59% dan melemah 72,2% sejak awal tahun, sementara saham BANK turun 29,6% dalam sebulan dan terkoreksi 60% sejak awal tahun.
Kemudian, saham SGRO melemah 43,5% dalam sebulan dan ambles 63,5% sejak awal tahun. Saham TPIA juga turun 49,6% dalam sebulan serta terkoreksi 55,4% sejak awal tahun.
Berbeda dengan empat saham lainnya, saham PACK justru mencatat kenaikan 24,1% dalam sebulan dan melonjak 160,5% sejak awal 2026. (DK/ZH)