Emirates Tarian Global jual 1,3 miliar saham BRMS
Rabu, 20 Mei 2026

JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham di atas 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (18/5), menampilkan investor Emirates Tarian Global Ventures SPC yang melepas 1,30 miliar saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) .
Investor asing yang berafiliasi dengan Grup Salim ini menjual saham lewat PT Net Sekuritas, dan kini memegang sekitar 24,19% saham di emiten pertambangan mineral tersebut.
Investor asing lain, UOB Kay Hian Private Limited menjual setengah juta saham perusahaan telekomunikasi PT XL Axiata Tbk (EXCL) dengan kepemilikan di angka 5,44%. Penjualan ini difasilitasi oleh PT Kay Hian Sekuritas.
Selanjutnya, 13,37 juta saham perusahaan mobil listrik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) lepas dari genggaman PT Bakrie Metal Industries. Saham investor ini turun tipis menjadi 14,2% setelah menjual saham lewat PT Ciptadana Sekuritas Asia.
Tiga ratus ribu saham PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) lalu dijual oleh Johnson Williang Sutjipto, investor sekaligus mantan komisaris di emiten pelayaran tersebut. Sahamnya masih sekitar 7,19% setelah menjual saham lewat PT Ciptadana Sekuritas Asia.
Di sisi lain, investor Low Tuck Kwong menambah 3 juta saham lagi di perusahaan tambang batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Melalui PT Maybank Sekuritas Indonesia, ia telah mengontrol 40,24% saham BYAN.
Ferry Sudjonopun tampak belum selesai mengakuisisi saham jaringan kafe PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE). Kepemilikannya naik menjadi 5,11% setelah membeli 2,59 juta lembar lewat PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT CGS International Sekuritas Indonesia.
Kabar berikutnya datang dari PT Bina Yatra Sentosa, pemegang hampir 12% saham di perusahaan properti PT Intiland Development Tbk (DILD). Investor ini membeli 71,68 juta DILD lewat PT Panin Sekuritas Tbk untuk mengamankan porsi saham tersebut.
Aksi buyback PT United Tractors Tbk (UNTR) menutup petunjuk pasar kali ini. Emiten alat berat tersebut membeli 580.100 lembar UNTR melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kepemilikan saham treasurinya pun naik tipis menjadi 5,68%. (KD)
Ingin melihat dengan mudah daftar pemegang saham emiten di atas 1%? Klik di sini.