HMSP siap bagi dividen Rp6,55 triliun, yield hanya sentuh 7,82%
Rabu, 20 Mei 2026

JAKARTA – PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), produsen rokok Sampoerna dan rokok elektrik IQOS, akan mengalokasikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp6,55 triliun atau Rp56,3 per lembar.
Keputusan ini disetujui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan yang digelar Senin (18/5).
Alokasi dividen kali ini relatif stagnan dibandingkan tahun buku 2024 sebesar Rp6,54 triliun atau Rp56,2 per lembar.
Ini sejalan dengan kinerja laba bersih Perseroan yang cenderung datar pada tahun 2025 lalu – turun 0,55% secara tahunan menjadi Rp6,61 triliun.
Namun, seiring dengan harga saham HMSP yang naik 15,2% dalam setahun terakhir — dan kini ditutup di level Rp720 per lembar pada Rabu (20/5) — imbal hasil dividen Perseroan untuk tahun buku 2025 hanya menyentuh 7,82%.
Padahal, berdaarkan data IDNFinancials.com, dalam dua tahun buku terakhir (2023-2024), imbal hasil dividen atau dividend yield Perseroan stabil berada di kisaran 8-9%.
Berdasarkan keterangan resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), berikut adalah jadwal pembagian dividen HMSP tahun buku 2025:
Alokasi dividen juga dibuat dengan mempertimbangkan saldo laba ditahan per akhir Desember 2025 sebesar Rp6,55 triliun, serta total ekuitas senilai Rp28,35 triliun. (ZH)