Purbaya: Kemampuan jadi hakim saya sudah setingkat 'Abu Nawas'
Selasa, 02 Desember 2025

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keseriusannya memimpin Tim Satgas The Bottlenecking untuk memperbaiki iklim investasi di Indonesia yang dinilai kusut oleh pelaku bisnis.
Satgas ini telah disetujui Presiden Prabowo Subianto dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, serta memiliki tiga pokja, dengan Pokja II sebagai fokus utama pada hambatan investasi.
"Di situ, bapak-bapak, ibu-ibu, para pelaku bisnis, kalau ada hambatan di bisnis Anda, Anda bisa lapor, dan kami akan sidangkan seminggu kemudian," ujar Purbaya dalam Pembukaan Rapimnas Kadin 2025, Senin (1/12/2025).
Ia menambahkan bahwa dirinya mengalokasikan satu hari penuh setiap minggu untuk memimpin sidang tersebut.
Purbaya menekankan pengalamannya dalam memimpin Tim The Bottlenecking sebelumnya, di mana ia menyidangkan sekitar 600 kasus selama tiga tahun.
"Kalau ada yang ragu, Purbaya emang tahu hukum apa? Emang dia bisa jadi hakim? Saya kemampuan hakimnya udah setingkat Abu Nawas," klaimnya.
Pendekatan yang diterapkan satgas akan berfokus langsung pada realitas di lapangan. Perbaikan regulasi akan dilakukan berdasarkan temuan masalah di lapangan, bukan dimulai dari peraturan di atas kertas.
"Jadi teman-teman nanti kalau ada masalah bisnis, lapor ke tempat saya, nanti saya umumkan besok mungkin lapornya ke mana, nanti akan kita bereskan," tutup Purbaya.(DH)