BUMI target jual batu bara 78 juta ton pada 2026

Selasa, 02 Desember 2025

image

JAKARTA - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memandang prospek bisnis batu bara pada 2026 masih akan sejalan dengan kondisi tahun ini.

Direktur BUMI, Maringan M. Ido Hotna Hutabarat, mengungkapkan bahwa perseroan menargetkan volume penjualan batu bara tahun depan berada di kisaran 77–78 juta ton.

Ido mengaku PT Kaltim Prima Coal (KPC) tetap menjadi motor utama BUMI, dengan proyeksi produksi batu bara sekitar 53,5 juta ton. Sementara Arutmin diperkirakan menyumbang 22–23 juta ton batu bara pada 2026.

Proyeksi tersebut, kata Ido, telah mempertimbangkan tren harga batu bara global, yang diperkirakan tidak banyak berubah karena masalah kelebihan pasokan di tengah melemahnya permintaan.

“Dari sisi pendapatan atau revenue akan sama dengan 2025, kecuali jika China menaikkan lagi impor batu bara,” ujar Ido dalam paparan publik, Senin (1/12).

Dalam paparan publik yang digelar Senin kemarin, BUMI memproyeksi penjualan batu bara pada 2025 di kisaran 73–75 juta ton, yang terdiri atas kontribusi KPC sekitar 52–53 juta ton dan Arutmin 20–21 juta ton.

Hingga kuartal ketiga 2025, realisasi penjualan batu bara BUMI turun 2,39% secara tahunan menjadi 54,5 juta ton. Penurunan ini dipicu cuaca buruk di area tambang KPC yang menghambat produksi perseroan secara konsolidasi. (DH/KR)