Emiten Hary Tanoe jual saham IATA, raup dana Rp22,9 miliar

Kamis, 21 Mei 2026

image

JAKARTA – PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT), emiten milik Hary Tanoesoedibjo, melepas sebagian sahamnya di PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) pada 12-13 Mei 2026.

Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 20 Mei 2026, BHIT menjual 306,14 juta saham IATA dalam dua kali transaksi.

Penjualan sebanyak 238,60 juta saham berlangsung di harga Rp75 per lembar pada 12 Mei 2026. Kemudian sebanyak 67,54 juta saham dijual di harga Rp74 per lembar pada 13 Mei 2026.

Total nilai transaksi dari dua aksi penjualan tersebut mencapai sekitar Rp22,89 miliar.

BHIT mengaku penjualan saham ini dalam rangka “rencana strategis perseroan”. Status kepemilikan saham tercatat langsung atas nama perseroan, serta tidak termasuk dalam skema repurchase agreement.

Setelah penjualan itu, kepemilikan saham BHIT di IATA turun menjadi 2,79 miliar saham atau setara 8,93%. Sebelumnya, BHIT memiliki 3,10 miliar saham atau sekitar 9,91% di IATA.

Sejak awal 2026, BHIT konsisten menjual saham. Saat itu perseroan masih memegang 18,84% saham IATA.

Harga saham IATA pada perdagangan Kamis (21/5) dibuka melemah 5,80% ke Rp65 per lembar. Namun penurunan harga saham sejak awal tahun telah mencapai lebih dari 55%. (KR)