Laba melonjak, CPIN tambah jatah dividen jadi Rp2,95 triliun

Kamis, 21 Mei 2026

image

JAKARTA – PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp2,95 triliun untuk tahun buku 2025.

Jumlah itu mengindikasikan rasio payout dividen 52,3%, meningkat dari 47,7% pada tahun buku 2024.

Corporate Secretary CPIN, Hadijanto Kartika, mengatakan rencana pembagian dividen ini sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), yang telah digelar pada Rabu (20/5).

Berikut jadwal pembagian dividen tunai CPIN untuk tahun buku 2025:

  • Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 2 Juni 2026
  • Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 3 Juni 2026
  • Cum dividen di pasar tunai: 4 Juni 2026
  • Ex dividen di pasar tunai: 5 Juni 2026
  • Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai: 4 Juni 2026 pukul 16.00 WIB
  • Pembayaran dividen: 12 Juni 2026

Menurut catatan IDNFinancials.com, laba bersih CPIN melonjak 52% secara tahunan menjadi Rp5,6 triliun pada 2025.

Pertumbuhan itu sejalan dengan kinerja pendapatan yang meningkat 4,78% menjadi Rp70,70 triliun.

Sebagian besar pendapatan CPIN berasal dari bisnis ayam pedaging yang menyumbang Rp34 triliun, bisnis pakan Rp21 triliun, dan ayam Day Old Chick (DOC) Rp3,5 triliun.

Mayoritas saham CPIN saat ini berada di bawah kendali Keluarga Jiaravanon dari Thailand, yang menguasai 55,53% saham secara langsung lewat PT Charoen Pokphand Indonesia Group.

Investor publik memiliki 38,49% saham CPIN dan UBS AG Singapore 5,98%. (KR)