Menkeu Purbaya: Ada bank yang menolak saya tempatkan dana SAL
Selasa, 02 Desember 2025

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempatkan dana pemerintah senilai Rp 200 triliun dan Rp 76 triliun ke sejumlah bank BUMN dan BPD pada 2025.
Namun, tidak semua bank bersedia menampung dana yang berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) tersebut.
“Ada bank yang menolak suntikan dana. Saya pernah tawarkan ke BPD Jawa Timur dan DKI Jakarta. Jawa Timur enggak mampu. Saya mau kasih Rp 2 triliun, enggak berani dia,” ungkap Purbaya saat sesi tanya jawab di rapat pimpinan nasional Kadin, Senin (01/12).
Purbaya juga menawarkan Rp5 triliun ke Bank DKI, tapi BUMD milik Pemprov DKI Jakarta hanya mampu menampung Rp1 triliun. Mantan Ketua Dewan Komisioner LPS itu menegaskan, dana hanya ditempatkan di bank yang relatif aman dan mampu mengelola.
Suntikan dana ini dilakukan untuk menambah likuiditas bank, mendorong pertumbuhan kredit sektor riil, dan diharapkan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pada 10 November 2025, Purbaya menempatkan dana Rp76 triliun ke empat bank, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI masing-masing Rp25 triliun, dan Bank DKI Rp1 triliun.(DH)