WFH ASN diperpanjang 2 bulan, pemerintah siap guyur stimulus
Jumat, 22 Mei 2026

JAKARTA – Pemerintah Indonesia akan memperpanjang kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama dua bulan mendatang, sebagai antisipasi terhadap perang Iran yang belum berakhir.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan keputusan itu telah dibahas dalam rapat bersama Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (21/5), yang juga dihadiri oleh Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, dan Gubernur Bank Indonesia.
“Dalam situasi seperti sekarang di mana perang belum berakhir, maka juga akan dilanjutkan Work From Home untuk 2 bulan ke depan,” ujar Airlangga.
Selain memperpanjang periode WFH setiap 1 hari dalam sepekan bagi ASN, Airlangga menyebut pemerintah juga tengah menyiapkan sejumlah insentif fiskal, untuk menjaga aktivitas ekonomi pada kuartal kedua 2026.
“Ada beberapa insentif yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah untuk mendorong agar ekonomi di kuartal kedua bisa bergerak,” ujar Airlangga, dengan menekankan detail teknis masih dalam tahap finalisasi.
Secara terpisah, Menteri Keuangan Purbaya sebelumnya menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan stimulus fiskal tambahan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Dalam paparan APBN Kita pekan lalu, Purbaya mengatakan pemerintah ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui tambahan stimulus ke perekonomian.
“Kita ingin ada stimulus tambahan di perekonomian,” kata Purbaya.
Namun, menurut dia, stimulus yang disiapkan tidak selalu berbentuk bantuan tunai seperti yang dilakukan sejak awal tahun.
“Bukan hanya ngasih duit ya, tambah likuiditas sistem, koordinasi dengan bank sentral, jaga stabilitas di pasar obligasi dan lain-lain,” ujar Purbaya.
Selain itu, pemerintah juga akan mempercepat pencairan anggaran belanja kementerian dan lembaga agar penyerapan belanja negara dapat berjalan lebih optimal. (KR)