Investor asing jual saham bank saat IHSG menguat 0,30%

Jumat, 22 Mei 2026

image

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,30% atau 18,50 poin ke 6.113,44 pada perdagangan sesi pertama Jumat (22/5).

Indeks sebelumnya sempat dibuka melemah dan menyentuh level terendah di 5.966,86. Namun pelemahan semakin terbatas dan berbalik menguat mulai pukul 10.00 WIB.

Nilai transaksi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp10,17 triliun, melibatkan 19,94 miliar lembar saham. Sebanyak 350 saham terpantau menguat, 322 saham melemah, dan 135 lainnya stagnan.

Meskipun IHSG menguat di sesi pertama, tekanan jual investor asing tetap dominan dan mencatatkan net sell Rp340,55 miliar. Namun berdasarkan volume perdagangan, investor asing mencatat net buy 1,03 miliar lembar saham.

Saham-saham bank tampak dijual bersih oleh investor asing, sementara saham emiten berbasis komoditas memimpin akumulasi.

Berikut rincian Top 5 Net Foreign Sell dan Net Foreign Buy pada sesi pertama Jumat:

Top 5 Net Foreign Sell

  1. PT Bank Mandiri Persero Tbk (BMRI) — Rp214,94 miliar
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) — Rp120,03 miliar
  3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) — Rp111,08 miliar
  4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) — Rp90,98 miliar
  5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) — Rp86,20 miliar

Top 5 Net Foreign Buy

  1. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) — Rp83,72 miliar
  2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) — Rp61,91 miliar
  3. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) — Rp33,04 miliar
  4. PT Petrosea Tbk (PTRO) — Rp27,81 miliar
  5. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) — Rp27,31 miliar

Dari kawasan emerging market Asia Pasifik, mayoritas indeks saham bergerak menguat. TWSE memimpin dengan kenaikan 2,29% disusul Hang Seng yang naik 1,18%. (KR)