China klaim bikin baterai solid state EV bisa isi penuh dalam 3 menit

Sabtu, 23 Mei 2026

image

JAKARTA - Peneliti Chinese Academy of Sciences, mengklaim berhasil mengembangkan baterai solid-state lithium-metal berdaya ultra tinggi yang mampu terisi penuh hanya dalam sekitar tiga menit.

Terobosan ini menjadi langkah baru dalam persaingan global teknologi baterai kendaraan listrik, terutama untuk mengejar kepadatan energi tinggi sekaligus pengisian super cepat.

Seperti dikutip Carnewschina, tim riset mencatat baterai tersebut mencapai kepadatan energi 451,5 Wh/kg, jauh di atas rata-rata baterai lithium iron phosphate (LFP) komersial saat ini yang berada di kisaran 200 Wh/kg.

Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan di Journal of the American Chemical Society, baterai tetap stabil hingga 700 siklus pengisian ultra cepat dengan tingkat retensi kapasitas mencapai 81,9%.

Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan elektrolit polimer berbasis polyvinylidene fluoride (PVDF), material yang selama ini dianggap menjanjikan untuk baterai solid-state namun terkendala stabilitas elektrokimia.

Untuk mengatasi masalah itu, peneliti China mengembangkan strategi baru bernama “compatibilizing-solvent plasticization” yang memungkinkan terbentuknya lapisan antarmuka lithium fluoride stabil dan mengurangi reaksi samping di elektroda.

Menurut makalah tersebut, baterai mempertahankan siklus yang stabil selama 700 siklus dengan retensi kapasitas 81,9% pada tingkat 20C, setara dengan siklus pengisian dan pengosongan sekitar tiga menit.

Selain pengisian ultra cepat, tim riset juga menguji pouch cell berskala ampere-hour dengan anoda lithium metal tipis yang mencapai kepadatan energi 451,5 Wh/kg.

Baterai tersebut juga lolos uji nail penetration, yang biasa digunakan untuk mengukur keamanan internal baterai terhadap risiko kebakaran atau thermal runaway. Terobosan terbaru ini memperkuat dominasi China dalam perlombaan teknologi baterai solid-state global.

Sejumlah perusahaan China sebelumnya juga mengumumkan kemajuan serupa, termasuk CATL yang menargetkan baterai solid-state 500 Wh/kg, serta Ganfeng Lithium yang telah memasuki tahap produksi skala kecil untuk baterai generasi baru.

Meski riset solid-state berkembang pesat, pasar baterai kendaraan listrik China saat ini masih didominasi teknologi LFP, dengan CATL dan BYD sebagai pemain utama.

Namun, keberhasilan pengisian tiga menit dengan kepadatan energi tinggi dinilai dapat menjadi titik balik industri kendaraan listrik global, terutama dalam mengurangi kecemasan konsumen terhadap waktu pengisian daya dan jarak tempuh kendaraan listrik.(DH)